Kabayan News Kabayan News
/home / olahraga / Proyek Kontroversial FIFA Batal,...
OLAHRAGA

Proyek Kontroversial FIFA Batal, Real Madrid Ucapkan Syukur

By Redaksi Kabayan News • 2 min read • 2 Agustus 2026
Logo Real Madrid dan FIFA di tengah pembatalan proyek komersial kontroversial FIFA Forward Enterprise

Logo Real Madrid dan FIFA di tengah pembatalan proyek komersial kontroversial FIFA Forward Enterprise

Real Madrid menyambut positif keputusan FIFA yang membatalkan proyek komersial kontroversial yang digagas presiden Gianni Infantino. Klub berjuluk Los Blancos itu menyebut langkah tersebut sebagai "kabar baik bagi sepak bola" dan menyampaikan rasa terima kasihnya kepada UEFA serta sejumlah federasi yang vokal menentang rencana tersebut.

"Real Madrid menyambut baik keputusan FIFA untuk membatalkan proyek penjualan sebagian hak komersial kompetisinya. Klub kami menganggap ini sebagai kabar baik bagi sepak bola, institusinya, dan terutama bagi jutaan penggemar olahraga favorit kami," demikian bunyi pernyataan resmi klub raksasa Spanyol itu pada Minggu (2/8/2026).

Dalam pernyataannya, Real Madrid juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada UEFA dan seluruh institusi yang secara tegas dan bertanggung jawab menolak proyek tersebut. Mereka menilai persatuan dan rasa tanggung jawab semua pihak berhasil menyelamatkan sepak bola di saat yang krusial.

Proyek yang batal itu adalah rencana pembentukan perusahaan bernama FIFA Forward Enterprise (FFE). Perusahaan tersebut rencananya akan dibuka untuk investor swasta dan bertugas mengelola aktivitas komersial serta even-even FIFA, termasuk Piala Dunia.

Namun rencana ini mendapat tentangan keras dari UEFA dan beberapa konfederasi lainnya. Mereka menilai proyek tersebut berpotensi mengancam kedaulatan dan integritas kompetisi sepak bola global.

Gianni Infantino akhirnya mengumumkan pembatalan proyek tersebut pada Jumat hingga Sabtu dini hari pekan lalu. Keputusan ini diambil setelah tekanan dari berbagai pihak yang menilai langkah FIFA terlalu ambisius dan berisiko merusak ekosistem sepak bola.

UEFA sendiri sebelumnya mengancam akan melakukan boikot terhadap kompetisi FIFA, termasuk Piala Dunia, jika proyek tersebut tetap dilanjutkan. Mereka menyatakan Infantino telah "kehilangan kepercayaan" dari UEFA dan banyak anggota keluarga sepak bola lainnya.

Bahkan UEFA menyerukan perubahan tata kelola di FIFA menyusul insiden ini. Mereka menilai langkah kontroversial Infantino telah mencederai semangat kolektif yang selama ini menjadi fondasi sepak bola internasional.

Menariknya, Real Madrid yang sebelumnya menjadi salah satu pendiri proyek Super League Eropa yang gagal, kini justru berada di pihak yang sama dengan UEFA. Klub tersebut telah mengakhiri permusuhan panjang dengan UEFA sejak Februari 2026 setelah mencapai kesepakatan demi kepentingan sepak bola Eropa.

Langkah FIFA yang membatalkan proyek ini dinilai sebagai kemenangan bagi kekuatan kolektif dalam sepak bola. Para pengamat menilai bahwa tanpa dukungan UEFA dan federasi nasional, proyek komersial FIFA tidak akan pernah bisa berjalan.

Keputusan ini juga menunjukkan bahwa meskipun FIFA adalah induk organisasi sepak bola dunia, mereka tetap membutuhkan dukungan dari seluruh ekosistem sepak bola untuk menjalankan kebijakan strategisnya.

Real Madrid menutup pernyataannya dengan harapan agar keputusan ini menjadi awal dari tata kelola sepak bola yang lebih transparan dan demokratis. Mereka berharap ke depan, setiap keputusan besar selalu melibatkan seluruh pemangku kepentingan.

Topics
fifa real madrid infantino uefa proyek komersial fifa ffe sepak bola piala dunia boikot tata kelola sepak bola
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.