Prestasi membanggakan kembali diukir oleh peserta didik dari SMPN 15 Mataram. Berdasarkan informasi yang dihimpun, salah seorang siswanya yang bernama Dimas Rizky Andrean sukses menyabet medali emas di bidang Sains dalam ajang Olimpiade Nasional Matematika, Sains, dan Bahasa Inggris (OMNAS) ke-15 yang digelar oleh Emerald Education Centre di Universitas Negeri Surabaya.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Kompetisi tingkat nasional tersebut diikuti oleh ribuan pelajar jenjang SD hingga SMP dari seluruh pelosok tanah air. Dalam kejuaraan itu, Dimas berlaga di tiga kategori perlombaan yaitu Matematika, Bahasa Inggris, dan Sains, di mana dirinya berhasil membawa pulang medali emas pada cabang Sains.
"Saya ikut Matematika, Bahasa Inggris, sama Sains. Tapi yang dapat medali cuma dari Sains, dan alhamdulillah dapat emas," kata Dimas saat memberikan keterangan pada Rabu (22/7/2026).
Dari hasil pantauan redaksi, keberhasilan ini tidak lepas dari pola belajar konsisten yang diterapkannya sejak awal masuk jenjang SMP. Siswa berprestasi tersebut lebih banyak belajar secara mandiri memanfaatkan sumber digital dan waktu luang di sekolah tanpa bergantung pada lembaga bimbingan belajar di luar.
"Sebenarnya yang paling penting itu konsisten. Dari kelas tujuh sampai sekarang saya terus belajar. Kalau ada jam kosong di sekolah saya baca-baca, habis itu dilanjutkan lagi belajar di rumah," tutur Dimas menjelaskan kunci suksesnya.
Meskipun lebih sering belajar secara otodidak, pihak sekolah tetap memberikan dukungan penuh melalui fasilitas pembinaan intensif persiapan Olimpiade Sains Nasional (OSN) yang dipandu langsung oleh para pakar di bidangnya.
"Fasilitas dari sekolah itu ada pembinaan dari orang-orang yang memang ahli di bidangnya. Itu sangat membantu kami yang dipersiapkan untuk OSN," ujar Dimas menambahkan.
Setelah sukses menjuarai OMNAS ke-15, pengamatan tim redaksi menunjukkan bahwa Dimas kini tengah memfokuskan konsentrasinya untuk menghadapi OSN tingkat Provinsi. Ia terus menaikkan tingkat kesulitan materi pembelajaran harian demi mencapai target menjadi medalis tingkat nasional.
"Sekarang mungkin saya meningkatkan level belajarnya saja, tingkat kesulitannya dibuat lebih tinggi," ucapnya optimis.
Menurut Dimas, dirinya bercita-cita agar pencapaian akademik ini dapat memuluskan jalannya untuk menembus Fakultas Kedokteran melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) di masa depan.
"Saya berharap bisa menjadi medalis OSN dan terus lanjut di OSN Biologi sampai bisa lolos SNBP ke Fakultas Kedokteran," ungkapnya penuh harapan.