Tiga badai tropis yaitu Karina, Lowell, dan Marie terpantau aktif secara bersamaan di Samudra Pasifik, menunjukkan tingkat aktivitas tinggi yang dipicu oleh fenomena El Nino.
Berdasarkan laporan National Hurricane Center, badai Lowell sempat mencapai kekuatan Kategori 5 sebelum melemah ke Kategori 3 dan bergerak ke arah barat mendekati wilayah Hawaii.
Sebelumnya, wilayah Hawaii sendiri masih dalam pemulihan akibat curah hujan tinggi serta banjir bandang yang melanda dalam kurun waktu enam bulan terakhir.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSementara itu, badai Karina terpantau melemah di sebelah timur Kepulauan Hawaii, sedangkan badai Marie yang berada di lepas pantai Baja California justru semakin menguat.
Dampak Suhu Permukaan Laut yang Meningkat Drastis
Peningkatan aktivitas badai di Samudra Pasifik tersebut sangat konsisten dengan karakteristik alami El Nino yang ditandai oleh suhu permukaan laut lebih hangat dari biasanya.
National Oceanic and Atmospheric Administration mencatat bahwa peristiwa super El Nino tahun ini memiliki probabilitas sebesar 69 persen untuk menjadi yang terkuat dalam catatan sejarah.
Daniel Gilford selaku ilmuwan atmosfer dari Climate Central mengibaratkan air laut yang hangat sebagai bahan bakar utama bagi badai untuk berkembang menjadi jauh lebih intens.
Di sisi lain, kondisi atmosfer akibat El Nino justru membuat kawasan Atlantik menjadi relatif tenang karena angin di wilayah tersebut tidak mendukung pembentukan badai baru.