Proses transfer Mudryk dari Chelsea ke Tottenham Hotspur diprediksi bakal segera diuji dalam kampanye Liga Inggris 2026. Penyerang sayap berusia 25 tahun itu merapat ke Tottenham Hotspur Stadium setelah sanksi larangan bermain selama 4 tahun dicabut pada musim panas 2026 menyusul gugurnya tuduhan pelanggaran antidoping yang menimpanya sejak akhir November 2024.
Meskipun sempat tampil di pramusim di bawah asuhan pelatih baru Xabi Alonso, pintu keluar Stamford Bridge terbuka lebar bagi sang pemain setelah posisinya tergeser. Tottenham Hotspur mengamankan jasanya lewat skema peminjaman yang mencakup opsi pembelian permanen senilai £75 juta atau setara Rp1,5 triliun.
Kendati baru mencatatkan penampilan selama 16 menit sebagai pemain pengganti dalam hasil imbang tanpa gol melawan Nottingham Forest, Mudryk harus kembali menepi akibat cedera saat berlatih. Situasi ini memunculkan perdebatan mengenai kebutuhan mendesak klub London Utara tersebut terhadap sang pemain di tengah persaingan lini depan yang ketat.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeMantan gelandang Tottenham Hotspur Danny Murphy menilai kepindahan tersebut sebagai langkah penuh pertimbangan bagi manajemen klub. "Saya pikir ini adalah risiko terukur terlepas dari biaya peminjaman dan gajinya selama setahun," ujar Murphy kepada GOAL.
Analisis Eks Gelandang Tottenham Terkait Perekrutan Mudryk
Murphy meyakini kehadiran pemain asal Ukraina itu tidak akan menjadi beban finansial maupun teknis yang masif bagi skuad asuhan Roberto De Zerbi. Pasalnya, klub telah memiliki sejumlah opsi melimpah di sektor penyerang sayap kiri seperti Omar Marmoush, Mathys Tel, Wilson Odobert, hingga Mohammed Kudus.
"Jika dia bisa mencapai level permainan yang pernah kita lihat sekilas, dia bisa menjadi tambahan kekuatan yang bagus. Dan jika tidak, mereka bisa memulangkannya," tambahnya.
Ia juga menegaskan bahwa perekrutan ini murni mencerminkan pengaruh besar Roberto De Zerbi di dalam klub setelah sukses mempertahankan posisi tim di kasta tertinggi. Hubungan masa lalu antara pelatih dan pemain di Shakhtar Donetsk diyakini menjadi faktor utama terwujudnya kesepakatan tersebut.
Selama berseragam Chelsea sejak didatangkan senilai £89 juta pada Januari 2023, Mudryk hanya mampu mencetak 10 gol dari 73 penampilan di semua kompetisi. Tantangan besar kini menanti sang pemain untuk membuktikan kelayakannya di bawah komando pelatih yang benar-benar mengenal kapasitasnya.