Kabayan News Kabayan News
/home / berita / Biografi William Butterfield,...
BERITA

Biografi William Butterfield, Arsitek Gothic Revival di Balik Keble College

By Redaksi Kabayan News • 4 min read • 31 Juli 2026
Potret William Butterfield dan bangunan karya arsitek Gothic Revival seperti All Saints Margaret Street dan Keble College Oxford

Potret William Butterfield dan bangunan karya arsitek Gothic Revival seperti All Saints Margaret Street dan Keble College Oxford

William Butterfield, arsitek Inggris kelahiran 7 September 1814, dikenal sebagai salah satu tokoh penting gerakan Gothic Revival. Lahir dari keluarga non-conformist yang menjalankan toko kimia di Strand, London, Butterfield mengawali kariernya sebagai magang di sebuah perusahaan konstruksi sebelum akhirnya mendalami arsitektur di bawah bimbingan E. L. Blackburne.

Karier arsitekturnya dimulai pada 1840 ketika ia mendirikan praktik sendiri di Lincoln's Inn Field. Namun, titik balik penting terjadi pada 1842 ketika ia bergabung dengan Cambridge Camden Society, yang kelak menjadi Ecclesiological Society. Keterlibatannya dengan komunitas ini sangat memengaruhi pendekatan arsitekturnya, terutama dalam interpretasi gaya Gothic untuk era Victoria.

Meskipun dibesarkan dalam keluarga non-conformist, Butterfield justru sangat terinspirasi oleh Oxford Movement dan menganut paham high church. Pengaruh ini terlihat jelas dalam karya-karyanya yang sebagian besar diperuntukkan bagi keperluan keagamaan, sekolah, dan perguruan tinggi. Ia dikenal sebagai arsitek yang reinterpretatif, menghadirkan kembali elemen Gothic abad pertengahan dalam konteks Victoria.

Karya paling monumentalnya, All Saints Margaret Street di London, dinilai oleh sejarawan arsitektur Henry-Russell Hitchcock sebagai bangunan yang mengawali era High Victorian Gothic. Dirancang pada 1850, gereja ini rampung eksteriornya pada 1853 dan dikonsekrasi pada 1859. Bangunan berbahan bata merah ini menjadi yang pertama kali menghadirkan polikrom bata hitam di London, sebuah inovasi yang kemudian menjadi ciri khas Butterfield.

Interior All Saints Margaret Street bahkan lebih kaya dengan dekorasi marmer dan marquetry ubin. Banyak pengamat pada masa itu menilai gereja ini bercorak Italia, meskipun sebenarnya kombinasi detail Gothic Inggris abad ke-14 dipadukan dengan menara bergaya Jerman. Gaya inilah yang membuat Butterfield menonjol di antara arsitek Gothic Revival lainnya.

Pada 1849, setahun sebelum merancang All Saints, John Ruskin menerbitkan buku The Seven Lamps of Architecture yang mendorong studi Gothic Italia dan penggunaan polikrom. Butterfield tampaknya terinspirasi oleh ajakan Ruskin, terbukti dengan gebrakan polikromnya yang kemudian menjadi ciri khas yang melekat pada namanya.

Karya lain yang tak kalah fenomenal adalah Keble College di Oxford. Dibangun pada 1868-1870 untuk mahasiswa klerikal, bangunan ini menyimpang drastis dari tradisi arsitektur Gothic Oxford yang sudah mapan. Dindingnya bergaris-garis tegas dengan berbagai warna bata, menciptakan tampilan yang berani dan kontroversial pada zamannya. Kapel yang lebih monumental ditambahkan pada 1873-1876.

Di Rugby School, Butterfield semakin berani dengan eksperimen polikrom yang bahkan lebih mencolok pada bangunan tahun 1868-1872. Karya-karyanya menunjukkan evolusi gaya yang semakin matang dan berani, menjadikannya salah satu arsitek paling inovatif di era Victoria.

Pengakuan atas karya-karyanya datang pada 1884 ketika Butterfield menerima Royal Institute of British Architects Gold Medal, penghargaan tertinggi di bidang arsitektur. Ia wafat di London pada 23 Februari 1900 dan dimakamkan di Tottenham Cemetery, Haringey, London Utara, dalam sebuah makam bergaya Gothic sederhana yang ia rancang sendiri.

Saat ini, rumah Butterfield di Bedford Square, London, dipasangi blue plaque sebagai bentuk penghormatan. Karya-karya arsitekturalnya masih berdiri kokoh dan menjadi bagian penting dari warisan arsitektur Inggris, khususnya dalam perkembangan gerakan Gothic Revival dan penggunaan polikrom yang inovatif.

Topics
william butterfield arsitek gothic revival polikrom keble college all saints oxford movement riba gold medal arsitektur inggris sejarah arsitektur
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.