Kepopuleran obat penurun berat badan berbasis GLP-1 seperti Wegovy dan Mounjaro kini tengah berada di puncaknya. Berbagai kalangan berlomba-lomba menggunakan obat tersebut demi mendapatkan bentuk tubuh ideal dengan cara yang instan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Namun di balik gelombang kesuksesan tersebut, tersimpan cerita lain dari segelintir orang yang justru tidak merasakan dampak apa pun. Berdasarkan catatan medis, sekitar 5 hingga 10 persen pengguna dilaporkan tidak menunjukkan kemajuan signifikan meski telah mengonsumsi obat ini dalam jangka waktu yang cukup panjang.
Sejumlah pihak kini mulai mempertanyakan faktor penyebab kegagalan tersebut, mulai dari efek samping yang tidak tertahankan hingga hambatan biologis tubuh. "Kami ingin mendengar langsung cerita dari mereka yang mengalami kendala ini, apakah karena efek obat yang terlalu berat atau memang tidak ada manfaat yang dirasakan," ujar salah satu perwakilan tim investigasi kesehatan.
Tidak sedikit pula pengguna yang mengaku sempat menghadapi stigma sosial di tengah masyarakat akibat hasil yang nihil. Berbagai pendekatan alternatif kini mulai dicoba oleh mereka demi mencapai tujuan kesehatan yang sempat tertunda oleh kegagalan terapi GLP-1.