Kasus hukum yang melibatkan bintang reality TV Taylor Frankie Paul dan mantan pasangannya, Dakota Mortensen, baru saja mengambil arah yang cukup mengejutkan dan tidak biasa. Seorang petugas kepolisian kedapatan menggunakan taktik yang kini sering dilakukan masyarakat awam ketika kebingungan, yakni berkonsultasi dengan kecerdasan buatan atau ChatGPT.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Peristiwa tersebut bermula ketika Dakota dan teman sekamarnya, Timothy Cru Eaton, menghubungi pihak kepolisian pada 5 Juni lalu. Petugas Bluffdale Police Department bernama Chad Cady langsung merespons panggilan tersebut dan mendatangi lokasi untuk menangani laporan yang dilayangkan.
Berdasarkan laporan, Dakota menyampaikan kepada polisi bahwa ia menduga Taylor menyewa seorang detektif swasta untuk membuntutinya. Tindakan tersebut dinilai berpotensi melanggar perintah perlindungan atau protective order yang melarang Taylor melakukan tindakan penguntitan secara langsung maupun tidak langsung terhadap Dakota.
Dalam proses penyelidikan di lapangan, petugas sempat berbicara dengan seorang pria bernama Christopher Gulbraa yang diidentifikasi sebagai detektif swasta. Namun, pria tersebut bersikap tertutup dan menolak untuk memberitahu polisi siapa orang yang telah menyewanya atau siapa target yang sedang ia ikuti.
Menghadapi situasi yang membingungkan tersebut, rekaman kamera tubuh atau body cam memperlihatkan momen ketika petugas Cady mengeluarkan ponselnya. Ia kemudian mengetik pertanyaan ke aplikasi ChatGPT untuk mencari tahu apakah seorang detektif swasta dapat dikategorikan melanggar perintah perlindungan hukum.
Tindakan sang petugas menuai sorotan karena pihak kepolisian sebenarnya memiliki komputer canggih di dalam mobil patroli mereka yang dapat langsung menampilkan undang-undang resmi. Alih-alih merujuk pada sistem internal kepolisian yang akurat, petugas tersebut justru mengandalkan teknologi kecerdasan buatan yang masih berkembang dan tidak selalu memberikan jawaban yang benar.
Hubungan antara Taylor Frankie Paul dan Dakota Mortensen sendiri telah lama menjadi sorotan publik serta pemberitaan utama media. Drama di antara mereka semakin memanas setelah video pertengkaran hebat keduanya pada tahun 2023 beredar luas dan menarik perhatian penonton setia acara mereka.
Sebagai tindak lanjut dari perseteruan tersebut, keduanya diketahui telah sama-sama mengantongi perintah perlindungan terhadap satu sama lain sejak akhir bulan April lalu. Perintah hukum tersebut dijadwalkan akan terus berlaku dan mengikat kedua belah pihak hingga jangka waktu tiga tahun ke depan.