Wilayah London Hackney di Inggris secara resmi mengambil langkah tegas untuk memutuskan hubungan kerja sama kota kembar yang telah terjalin selama 58 tahun dengan kota Haifa di Israel. Keputusan tersebut disetujui oleh para anggota dewan melalui voting mayoritas dalam sebuah rapat paripurna yang digelar belum lama ini.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Langkah ini merupakan realisasi dari janji kampanye Partai Hijau atau Green Party yang berhasil mendominasi kursi dewan dalam pemilihan lokal sebelumnya. Meski demikian, sebelum keputusan pembatalan ini disahkan secara permanen, pihak dewan masih harus merampungkan proses keterlibatan publik serta penilaian dampak kesetaraan terlebih dahulu.
Wali Kota Hackney Zoë Garbett menyatakan bahwa mempertahankan hubungan formal dengan kota pelabuhan militer tersebut sudah tidak sejalan dengan nilai-nilai anti-rasisme yang dianut wilayahnya. Ia juga menyoroti berbagai laporan internasional mengenai situasi di Gaza yang memicu desakan moral bagi institusi lokal untuk mengambil sikap tegas.
Di sisi lain, keputusan ini tidak luput dari perdebatan sengit di dalam ruang rapat dewan. Sejumlah politisi dari partai oposisi sempat melayangkan kritik dan menilai langkah tersebut sebagai kebijakan yang naif serta tidak memberikan solusi substantif bagi dinamika perdamaian di kawasan Timur Tengah.
Menanggapi berbagai penolakan tersebut, para pendukung mosi menegaskan bahwa penghentian kerja sama ini murni dilandasi oleh komitmen terhadap penegakan hak asasi manusia dan keadilan internasional. Rencana tindak lanjut dari keputusan ini akan segera dibahas oleh kelompok kerja lintas partai guna menyusun standar etika kemitraan global di masa depan.