Lex Schoenmaker, nama lengkap Alex Schoenmaker, adalah mantan pesepakbola profesional asal Belanda yang lahir di Den Haag pada 23 Agustus 1947. Ia dikenal luas sebagai ikon klub ADO Den Haag dan memiliki julukan unik "Sexy-Lexie" yang disematkan karena ketampanannya.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Karier profesional Schoenmaker dimulai pada 1965 bersama ADO Den Haag. Dua tahun berselang, ia tergabung dalam skuat ADO yang diekspor ke Amerika Serikat dengan nama San Francisco Golden Gate Gales. Pengalaman internasional awalnya itu menjadi pintu menuju petualangan di berbagai kompetisi.
Puncak kariernya diraih saat pindah ke Feyenoord pada musim 1971-1972. Bersama klub asal Rotterdam itu, ia mencatatkan rekor yang masih bertahan hingga kini: 19 gol di kompetisi Eropa. Prestasi gemilangnya semakin bersinar ketika menjadi top skor Eropa pada 1974 dengan 10 gol, dan mengulanginya lagi pada 1975-1976 dengan enam gol yang ia bagi bersama Aad Mansveld.
Selain Feyenoord dan ADO, Schoenmaker juga merumput di Amerika Serikat bersama Edmonton Drillers dan Fort Lauderdale Strikers di liga NASL. Karier bermainnya berakhir pada 1982 bersama FC Den Haag, yang merupakan perubahan nama dari ADO, di stadion Zuiderpark yang legendaris.
Usai gantung sepatu, Schoenmaker beralih profesi menjadi pelatih. Ia lebih banyak berkarier sebagai asisten pelatih untuk klub-klub seperti AZ'67, Volendam, dan Feyenoord. Namun, ia juga sempat menjadi kepala pelatih di TOP Oss, ADO Den Haag, serta klub-klub Timur Tengah seperti Al Hilal asal Arab Saudi dan Al Jazira Club dari Abu Dhabi.
Kiprah Schoenmaker di dunia sepakbola tidak hanya diukur dari gol dan trofi, tetapi juga dari jejak panjangnya melintasi benua dan dedikasinya terhadap olahraga yang ia cintai. Nama Sexy-Lexie pun tetap dikenang sebagai salah satu legenda yang menghiasi sejarah sepakbola Belanda.