Sanksi Pergantian Antar Waktu atau PAW menanti kader Partai Golkar Kabupaten Kaur jika terbukti terlibat dalam peredaran video asusila mirip anggota DPRD Kaur.
Bupati Kaur sekaligus Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Kaur Gusril Pausi menyatakan pihaknya telah membentuk tim khusus untuk menyelidiki kebenaran informasi tersebut setelah menghebohkan warga dan warganet.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe"Saat ini kita sudah bentuk tim untuk menyelidiki siapa oknum anggota dewan yang sudah melakukan tindakan melanggar norma agama norma susila, mengingat kejadian ini sudah menjadi perhatian masyarakat luas, sekarang tim sedang mengumpulkan fakta dan keterangan," ujar Gusril Pausi saat dihubungi melalui telepon selulernya, Sabtu, 1 Agustus 2026.
Kasus ini mendadak viral di berbagai platform media sosial setelah tangkapan layar dan berita terkait tindakan asusila tersebut beredar luas di tengah masyarakat Kabupaten Kaur.
Golkar Kaur Bentuk Tim Khusus Selidiki Video Asusila
Gusril memastikan partainya tidak akan tinggal diam demi menjaga marwah serta kehormatan lembaga legislatif dan partai politik di daerah tersebut.
"Kalau itu kader kita, saya pastikan akan memberikan sanksi tegas berupa pemberhentian sebagai kader yang selanjutnya akan diberlakukan PAW dengan mempertimbangkan marwah dan nama baik harus dijunjung tinggi, sesuai dengan ADART Partai Golkar," tegas Gusril.
Pembentukan tim khusus oleh Partai Golkar Kabupaten Kaur bertujuan untuk memastikan proses investigasi berjalan secara objektif dan transparan tanpa ada pihak dirugikan.
Tim investigasi langsung bergerak mengumpulkan berbagai keterangan dan fakta di lapangan untuk membuktikan kebenaran informasi yang mencatut nama kader partai berlambang pohon beringin itu.