Kabayan News Kabayan News
/home / berita / Sistem Error, Tagihan AWS Pelanggan...
BERITA

Sistem Error, Tagihan AWS Pelanggan Tembus Ribuan Triliun Rupiah

By Redaksi Kabayan News • 2 min read • 19 Juli 2026
Tangkapan layar ilustrasi sistem layanan komputasi awan Amazon Web Services AWS yang mengalami gangguan

Tangkapan layar ilustrasi sistem layanan komputasi awan Amazon Web Services AWS yang mengalami gangguan

Layanan komputasi awan milik Amazon, AWS, mendadak membuat heboh jutaan pelanggannya di seluruh dunia. Sistem penagihan platform yang diandalkan oleh berbagai situs web dan bisnis besar ini mengalami gangguan parah, hingga menampilkan nominal tagihan penggunaan yang menyentuh angka miliaran bahkan triliunan dolar AS.

"Saya baru saja melihat angka 1,5 triliun dolar AS di tagihan AWS saya dan jiwa saya rasanya langsung terbang meninggalkan tubuh," tulis salah satu pengguna dengan akun Bharath_uwu di media sosial X. Unggahan tersebut menjadi viral dan memicu gelombang respons dari banyak pihak yang mengalami nasib serupa.

Bukan melalui surat atau email, kepanikan ini bermula saat para pelanggan masuk ke dalam konsol Billing and Cost Management milik AWS. Di sana, mereka disuguhkan dengan angka estimasi biaya yang tidak masuk akal. Beberapa pengguna bahkan mencoba mencairkan suasana yang tegang dengan saling memamerkan jumlah tagihan tertinggi mereka, salah satunya menyentuh angka 333 miliar dolar AS.

Meski demikian, tidak semua pihak bisa menerima kesalahan teknis ini dengan gurauan. Pengguna lain bernama Mr Doob di X melayangkan protes keras dan menilai eror semacam ini bisa berakibat fatal bagi kesehatan mental seseorang. Menurutnya, insiden mengejutkan yang berpotensi memicu serangan jantung ini tidak seharusnya terjadi di platform sebesar AWS.

Menanggapi situasi yang memanas, Amazon bergerak cepat dengan memberikan pembaruan informasi secara berkala sejak mendeteksi masalah tersebut. Pihak AWS mengonfirmasi bahwa mereka sedang menyelidiki kendala pada fitur Cost Explorer yang merefleksikan data estimasi penagihan yang tidak akurat.

Tak butuh waktu lama, tim teknis AWS akhirnya berhasil mengidentifikasi akar permasalahan dari kekacauan ini. Melalui halaman AWS Status, mereka menjelaskan bahwa masalah bersumber dari gangguan pada unit pricing di dalam subsistem perhitungan estimasi penagihan, dan langkah mitigasi langsung diterapkan secara bertahap.

Meskipun proses pemulihan data biaya dan penggunaan yang akurat berjalan lebih lambat dari perkiraan semula, AWS memastikan bahwa pelanggan tidak perlu membayar biaya keliru tersebut. Beruntung, di luar masalah kepanikan tagihan ini, sistem cloud AWS sendiri tetap berfungsi dengan normal tanpa adanya laporan pemadaman atau penurunan performa layanan.

Pihak AWS bahkan sempat melontarkan candaan di media sosial X untuk mencairkan suasana, sambil meminta maaf atas kebingungan yang terjadi. Mereka menegaskan bahwa pelanggan tidak perlu melakukan tindakan apa pun karena kesalahan perhitungan penagihan tersebut murni merupakan kekeliruan internal yang sedang diperbaiki.

Topics
aws amazon web services cloud computing teknologi eror sistem gadget
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.