Bondowoso - Sebuah video yang memperlihatkan sejumlah siswa di Bondowoso membuang nasi dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) mendadak viral di media sosial dan aplikasi perpesanan. Menanggapi hal tersebut, pihak sekolah akhirnya buka suara dan memberikan klarifikasi terkait insiden tersebut.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Kepala MTs Negeri 4 Bondowoso, Qurniyatul Fathiyah, membenarkan bahwa para pelajar yang ada di dalam video viral tersebut merupakan anak didiknya. Kendati demikian, ia menegaskan bahwa nasi yang dibuang bukanlah porsi utuh, melainkan sisa makanan yang tidak habis dilahap para siswa.
"Video viral yang membuang nasi MBG itu memang siswa kami," kata Kepala MTs Negeri 4 Bondowoso, Qurniyatul Fathiyah, saat memberikan klarifikasi.
Qurniyatul menjelaskan bahwa insiden tersebut dipicu oleh keterlambatan distribusi makanan MBG ke sekolah. Keterlambatan pasokan itu membuat paket makanan baru sampai ketika para siswa sudah terlanjur kenyang.
"Kata pihak SPPG akses jalan menuju sekolah kami ditutup karena ada kunjungan wakil menteri di Lombuk Kulon," terangnya.
Lantaran pasokan makanan terlambat tiba, para siswa memilih untuk membeli jajanan dan makanan di kantin sekolah terlebih dahulu. Ketika paket MBG akhirnya sampai, para siswa hanya mampu menyantap sebagian kecil dari porsi yang disediakan hingga sisanya terpaksa dibuang.
"Nasi MBG itu datang ke sekolah kami memang sudah siang," pungkas Qurniyatul Fathiyah.