Jakarta - Adopsi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) di industri e-commerce kian meluas. Teknologi ini dinilai mampu meningkatkan efisiensi operasional, mendorong pertumbuhan bisnis, serta membantu pengambilan keputusan yang lebih tepat sasaran bagi para pelaku usaha.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →SIRCLO, perusahaan teknologi yang fokus pada solusi e-commerce, menjadi salah satu pemain yang aktif menyediakan layanan berbasis AI. Layanan ini dirancang untuk mendukung berbagai skala bisnis, mulai dari UMKM hingga korporasi besar, dalam menjalankan roda usaha secara online.
Founder sekaligus CEO SIRCLO, Brian Marshal, mengungkapkan bahwa pemanfaatan AI di sektor e-commerce saat ini sudah sangat masif. Menurutnya, meski demikian, dampak dari penggunaan AI masih memerlukan waktu untuk dapat dirasakan secara menyeluruh oleh seluruh pelaku bisnis.
Brian menambahkan, salah satu tantangan utama dalam adopsi AI adalah kesiapan data yang belum merata di setiap segmen bisnis. "Kesiapan data menjadi kunci utama agar AI bisa bekerja optimal, dan ini masih menjadi pekerjaan rumah bagi banyak perusahaan," ujarnya dalam sesi wawancara.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa AI tidak hanya membantu dari sisi operasional, tetapi juga mampu mengubah perilaku konsumen di platform e-commerce. Dengan analisis data yang lebih akurat, bisnis dapat menyusun strategi pemasaran yang lebih personal dan efektif.
Bagaimana detail peran AI dalam mentransformasi kebiasaan belanja konsumen dan mendongkrak penjualan? Simak pembahasan lengkapnya dalam dialog Mari Katarina dengan Brian Marshal di program Profit yang tayang di CNBC Indonesia pada Rabu, 29 Juli 2026.