Berdasarkan laporan InfoMoney, kontrak minidolar berjangka dengan kode WDOU26 dan masa kedaluwarsa pada September mencatatkan koreksi sebesar 0,41 persen pada penutupan perdagangan sebelumnya di level 5.193 poin. Pergerakan tersebut sejalan dengan pelemahan mata uang dolar Amerika Serikat di pasar global menyusul langkah Departemen Keuangan Amerika Serikat yang menggandakan sejumlah operasi pembelian kembali obligasi jangka panjang guna meredakan tekanan di pasar utang.
Dalam pandangan analis teknikal CNPI-T Rodrigo Paz, para pelaku pasar day trade perlu mewaspadai sinyal dari risalah rapat Federal Reserve terkait arah suku bunga lanjutan. Minimnya agenda rilis data ekonomi membuat fokus investor tertuju pada proyeksi kebijakan moneter serta eskalasi ketegangan di kawasan Timur Tengah yang berpotensi memicu lonjakan volatilitas nilai tukar.
Mengamati grafik pergerakan berjangka berdurasi 15 menit, kontrak minidolar sempat menunjukkan pemulihan di tengah sesi meski ditutup di zona merah. Posisi harga yang berada di atas rata-rata pergerakan sembilan dan 21 periode dinilai mampu meredam tekanan jual dalam jangka pendek, kendati konfirmasi lanjutan tetap dibutuhkan sebelum tren penguatan kembali terbentuk secara konsisten.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeUntuk mempertahankan tren penurunan pada perdagangan hari ini, pasar memerlukan dorongan volume jual yang memadai guna menembus area support di kisaran 5.178,5 hingga 5.170 poin. Apabila level tersebut berhasil dilewati, tekanan negatif diprediksi berlanjut menuju rentang 5.159 sampai 5.145 poin, dengan target lanjutan berada pada level 5.122,5 hingga 5.108,5 poin.
Sebaliknya, peluang kebangkitan harga bergantung pada masuknya volume beli serta keberhasilan menembus area resistance di rentang 5.196 hingga 5.239 poin. Jika momentum penguatan menguat, kontrak minidolar berpotensi melaju ke target yang lebih tinggi pada kisaran 5.303,5 hingga 5.325,5 poin menurut pemaparan dalam laporan tersebut.