Kabayan News Kabayan News
/home / ekonomi / Pesan Terakhir Tim Cook, Peringatan...
EKONOMI

Pesan Terakhir Tim Cook, Peringatan Banjir Harga Memori di Apple

By Redaksi Kabayan News • 2 min read • 31 Juli 2026
Tim Cook dalam panggilan pendapatan terakhir Apple membahas krisis chip memori

Tim Cook dalam panggilan pendapatan terakhir Apple membahas krisis chip memori

Tim Cook resmi menutup perjalanannya sebagai orang nomor satu di Apple dengan sebuah catatan penting. Dalam panggilan laporan pendapatan kuartalannya yang terakhir, Cook menyampaikan peringatan serius mengenai tantangan berat yang tengah melanda industri teknologi.

Pria yang telah memimpin raksasa teknologi tersebut selama 15 tahun ini mengungkapkan bahwa Apple sedang menghadapi kendala pasokan yang signifikan. Situasi ini diprediksi bakal berdampak langsung pada penjualan lini produk utama seperti iPhone dan Mac dalam beberapa bulan ke depan.

"Kami melihat beberapa kendala yang sangat signifikan saat ini, dengan fleksibilitas yang terbatas di dalam rantai pasokan," ujar Cook dalam sesi tersebut seperti dikutip dari laporan keuangan perusahaan.

Kelangkaan pasokan membuat Apple kesulitan mengamankan prosesor canggih untuk perangkat ponsel dan komputer mereka. Akibat kondisi tersebut, proyeksi pertumbuhan penjualan iPhone pada kuartal berjalan diprediksi melambat ke angka persentase pertengahan belasan, turun dari pencapaian sebelumnya yang berada di level 22 persen.

Tekanan besar pada rantai pasok ini rupanya tidak lepas dari imbas persaingan kecerdasan buatan atau AI global. Ledakan pembangunan pusat data untuk kebutuhan AI telah memicu lonjakan permintaan yang membuat harga chip memori melonjak drastis di pasaran.

Cook bahkan menggambarkan situasi pasar saat ini sangat mengkhawatirkan. "Kami melakukannya karena kami berada dalam apa yang saya karakterisasikan sebagai banjir seratus tahun pada harga memori," ungkapnya merujuk pada kebijakan kenaikan harga Mac dan iPad yang terpaksa diambil perusahaan.

Ia juga menyoroti dominasi pasar chip DRAM yang saat ini dikuasai oleh segelintir pemain utama seperti Micron, SK Hynix, dan Samsung. Menurutnya, kehadiran lebih banyak pemasok tentu akan sangat membantu fleksibilitas sisi pasokan maupun stabilitas harga bagi Apple.

Di tengah berbagai tantangan rantai pasok dan dinamika bisnis yang kian kompetitif, tonggak kepemimpinan tertinggi Apple akan segera berpindah tangan. Tim Cook dijadwalkan menyerahkan tongkat estafet posisi CEO kepada John Ternus pada bulan September mendatang.

Meskipun menghadapi masa transisi dan tekanan pasar yang cukup ketat, saham Apple sempat mengalami koreksi tipis di perdagangan setelah pengumuman tersebut. Kendati demikian, kinerja keuangan kuartal terakhir perusahaan secara keseluruhan masih mencatatkan total pendapatan sebesar 109,4 miliar dolar Amerika Serikat dengan laba bersih yang melampaui ekspektasi para analis pasar.

Topics
tim cook apple john ternus iphone mac chip memori saham apple teknologi bisnis
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.