Kabayan News Kabayan News
/home / ekonomi / RI Siap Bangun PLTS 100 Giga Watt,...
EKONOMI

RI Siap Bangun PLTS 100 Giga Watt, Groundbreaking Segera

By Redaksi Kabayan News • 2 min read • 28 Juli 2026
Ilustrasi pembangkit listrik tenaga surya atau PLTS 100 Giga Watt di Indonesia

Ilustrasi pembangkit listrik tenaga surya atau PLTS 100 Giga Watt di Indonesia

Pemerintah Indonesia tengah mematangkan rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 100 Giga Watt (GW). Proyek raksasa ini ditargetkan sudah dapat beroperasi pada tahun 2029 dan akan segera memasuki tahap awal pembangunan.

Rencana ambisius tersebut diungkapkan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia usai mengikuti rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Selasa (28/7/2026). Pertemuan itu membahas secara khusus percepatan realisasi proyek energi hijau nasional.

"Kami membahas tentang implementasi daripada PLTS 100 GW yang insyaallah dalam waktu dekat akan ditandai peluncuran groundbreaking pertama," kata Bahlil kepada awak media. Ia menambahkan bahwa proses perizinan dan persiapan teknis tahap awal telah mendapatkan persetujuan.

Bahlil juga memastikan bahwa momen peresmian proyek strategis ini akan dilakukan langsung oleh Kepala Negara. "Jadi ini langsung sudah jalan menyangkut dengan PLTS dan tahap pertama sudah disetujui untuk bisa dilaksanakan nanti oleh Presiden sendiri yang insyaallah dalam rencananya akan meresmikan," ujarnya.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Eniya Listiani Dewi, mengungkapkan bahwa koordinasi lintas kementerian terus digalakkan untuk mengeksekusi program masif ini. Pihaknya telah menerima arahan dari Sekretariat Negara untuk segera membahas kepastian hukum demi menarik percepatan investasi tenaga surya.

Pemerintah memutuskan untuk mengutamakan penerbitan Peraturan Presiden (Perpres) yang secara khusus mengatur PLTS 100 GW. Kebijakan ini diambil sebagai langkah strategis mendahului revisi aturan harga energi baru terbarukan lainnya, guna menghindari hambatan administratif yang dapat memperlambat proyek. "Terkait dengan harga revisi Perpres 112, tapi kita akan dahulukan dulu Perpres 100 giga. Karena itu arahan Pak Menteri untuk diakselerasi dulu," lanjut Eniya.

Langkah ini menegaskan komitmen pemerintah dalam mempercepat transisi energi dan mengurangi ketergantungan pada sumber daya fosil. Dengan kapasitas 100 GW, proyek PLTS ini diharapkan menjadi tulang punggung baru pasokan listrik nasional sekaligus mendorong pertumbuhan industri energi terbarukan di dalam negeri.

Topics
plts 100 gw energi terbarukan bahlil lahadalia prabowo subianto groundbreaking kementerian esdm transisi energi investasi hijau perpres tenaga surya
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.