Sekretaris DPRD Kota Makassar, Andi Rahmat Mappatoba, mempresentasikan inovasi layanan digital bernama Si-Akses dalam Seminar Implementasi Proyek Perubahan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II di Lembaga Administrasi Negara (LAN) Makassar. Presentasi ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan tata kelola pemerintahan yang lebih modern dan adaptif terhadap teknologi.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Inovasi Si-Akses dirancang sebagai layanan notifikasi resmi berbasis WhatsApp yang bertujuan memperkuat transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan hak keuangan anggota DPRD Kota Makassar. Sistem ini memungkinkan setiap anggota dewan menerima informasi secara cepat, mudah, dan akurat langsung melalui perangkat komunikasi yang mereka gunakan sehari-hari, tanpa perlu mengunduh aplikasi tambahan.
Dengan memanfaatkan platform digital yang sudah akrab di masyarakat, Si-Akses diharapkan mampu mempercepat penyampaian informasi, meminimalkan potensi kesalahan komunikasi, serta mendukung pelayanan yang lebih efektif dan efisien. Inovasi ini juga menjadi langkah nyata dalam transformasi digital di lingkungan Sekretariat DPRD Kota Makassar agar pelayanan semakin responsif.
Andi Rahmat Mappatoba menyampaikan bahwa pengembangan Si-Akses merupakan langkah strategis untuk memperkuat prinsip keterbukaan informasi dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan administrasi pemerintahan. Menurutnya, pemanfaatan teknologi digital diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan, kemudahan akses informasi, serta kualitas layanan kepada seluruh anggota DPRD.
"Si-Akses adalah wujud komitmen kami untuk menghadirkan pelayanan yang transparan dan akuntabel. Dengan notifikasi real-time melalui WhatsApp, anggota dewan bisa memantau hak keuangan mereka tanpa hambatan birokrasi yang berbelit," ujar Andi Rahmat Mappatoba dalam presentasinya di LAN Makassar.
Melalui implementasi Si-Akses, Sekretariat DPRD Kota Makassar menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi mendukung tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan, dan akuntabel. Inovasi ini diharapkan menjadi salah satu contoh nyata dalam memperkuat transformasi pelayanan publik berbasis digital di lingkungan Pemerintah Kota Makassar, sekaligus menjadi inspirasi bagi daerah lain.