Dosen Akuntansi Universitas Hayam Wuruk Perbanas Surabaya, Dr. Riski Aprillia Nita, menilai para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah masih perlu mendalami aspek penunjang promosi digital berdasarkan karakteristik pasar yang beragam.
Hal tersebut disampaikannya dalam acara Workshop Bisnis Digital UMKM yang dihelat di kampus UHW Perbanas, di mana ia menyoroti bahwa setiap platform media sosial memiliki demografi audiens yang khas dan tidak bisa disamakan.
Sebagaimana diwartakan oleh RRI, Riski mengungkapkan bahwa pemahaman mendalam tentang platform digital sangat krusial dalam menentukan pola promosi ke depan agar hasil yang didapatkan bisa lebih optimal.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe"Di antara banyaknya platform media sosial yang ada saat ini, belum banyak masyarakat atau pelaku UMKM yang mengerti bahwa masing-masing platform tersebut memiliki karakteristik demografi yang berbeda," ujar Riski dalam pemaparannya.
Berdasarkan hasil risetnya, ia mencontohkan bahwa produk UMKM dengan segmentasi usia 40 tahun ke atas akan jauh lebih efektif jika dipasarkan melalui platform Facebook atau status WhatsApp dibanding media sosial lainnya.
Sementara itu, salah satu pelaku usaha properti lokal, Alfia Idasah, mengaku terbantu setelah menerapkan strategi pemasaran yang disesuaikan dengan platform khusus seperti marketplace properti untuk mendongkrak perkembangan bisnisnya.