Kabayan News Kabayan News
/home / internasional / Jim Cramer Puji Langkah AI Apple,...
INTERNASIONAL

Jim Cramer Puji Langkah AI Apple, Kembali Rebut Titel Terkaya

By Redaksi Kabayan News • 2 min read • 2 Agustus 2026
Jim Cramer memberikan komentar positif terkait perkembangan kecerdasan buatan Apple Inc di pasar saham

Jim Cramer memberikan komentar positif terkait perkembangan kecerdasan buatan Apple Inc di pasar saham

Keluarga besar Wall Street kembali dihebohkan oleh pergerakan saham teknologi raksasa yang mencatatkan prestasi gemilang. Jim Cramer, salah satu komentator pasar paling vokal, tidak bisa menyembunyikan rasa bahagianya melihat pencapaian terbaru yang diraih oleh Apple Inc.

Dengan kapitalisasi pasar yang sempat menyentuh angka fantastis sebesar 4,90 triliun dolar AS, raksasa teknologi asal Cupertino ini berhasil merebut kembali posisinya sebagai perusahaan paling berharga di dunia setelah sebelumnya sempat disalip oleh NVIDIA.

Perdebatan panjang sempat menyelimuti langkah Apple Inc di tengah gelombang revolusi kecerdasan buatan atau AI. Berbeda dengan kompetitor besar seperti Alphabet dan Meta yang langsung jorjoran, Apple Inc memilih jalan yang jauh lebih hati-hati dalam mengadopsi teknologi baru tersebut.

Meskipun sempat dicibir oleh sebagian pengamat pasar sebagai pihak yang tertinggal dalam perlombaan AI, basis pengguna yang masif justru memberikan keuntungan tersendiri. Jim Cramer bahkan sempat melontarkan candaan bahwa perusahaan tersebut bertindak sebagai "freeloader" yang cerdas dalam ekosistem AI.

Dalam komentarnya di awal pekan, Jim Cramer secara terbuka menyindir para pengamat yang sempat meragukan strategi perusahaan. "Apple the winner, repeatedly. Apple the winner, Apple the winner, Apple the winner. And they're the ones that all the really so called smart people told us, they didn't have AI right. Well I guess it was good not to have AI," ujarnya.

Meski demikian, perdebatan di kalangan analis pasar masih terbelah mengenai cara perusahaan memonetisasi fitur kecerdasan buatan tersebut. Kubu yang optimis menilai basis pengguna yang loyal dan peluncuran produk yang kuat akan menjaga margin laba tetap aman.

Sebaliknya, kubu yang skeptis mempertanyakan apakah valuasi dengan rasio P/E masa depan di angka 35x menyisakan ruang bagi kesalahan kinerja. Di sisi lain, laporan keuangan terbaru sempat membuat saham terkoreksi 6 persen di perdagangan setelah jam penutupan akibat kendala komponen.

Menanggapi berbagai tantangan tersebut, Jim Cramer tetap mempertahankan pandangan positifnya terhadap saham emiten berkode AAPL itu. Melalui akun media sosialnya, ia menyebutkan bahwa hambatan yang dihadapi perusahaan murni karena masalah memori dan mata uang.

Berdasarkan data kepemilikan saham, minat institusi besar terhadap perusahaan tetap terjaga dengan keterlibatan sejumlah manajer investasi top dunia seperti Berkshire Hathaway dan D E Shaw. Dukungan ini memperlihatkan bahwa kepercayaan pasar terhadap masa depan perusahaan masih sangat kuat.

Topics
jim cramer apple inc aapl saham teknologi artificial intelligence wall street pasar saham nvidia ekonomi global
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.