Paolo Maldini membeberkan alasan di balik keputusan mengejutkan meninggalkan posisinya sebagai direktur teknik di Federasi Sepak Bola Italia atau FIGC setelah kesepakatan awal mengenai kewenangannya mengalami perubahan sepihak.
Dalam wawancara mendalam bersama Corriere della Sera, mantan legenda AC Milan itu menjelaskan bahwa dirinya memilih mundur dengan tidak menandatangani kontrak berdurasi empat tahun karena hilangnya rasa saling percaya dalam menjalankan tugas.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeBerdasarkan laporan, friksi bermula ketika wewenang penunjukan pelatih kepala tim nasional diambil alih setelah sebelumnya disepakati berada di bawah kendali penuh Maldini dan Leonardo, khususnya terkait rencana merekrut Andrea Pirlo.
Menurut pengamatan awak media, Maldini menilai sistem di dalam federasi berada dalam posisi stagnan serta lebih mengutamakan popularitas timnas ketimbang proyek besar pembangunan fondasi sepak bola Italia jangka panjang.
Maldini menutup keterangannya dengan rasa penyesalan mendalam karena impian besar mendedikasikan diri demi kemajuan generasi masa depan sepak bola Italia harus kandas di tengah jalan.