Tragedi maut menimpa pemain sepak bola Thailand Sofwan Awae yang tewas seketika setelah petir menyambar lapangan Stadion Santiphap di Sungai Golok, Thailand selatan. Peristiwa mengerikan tersebut terjadi pada Selasa sore ketika korban tengah melakoni laga turnamen lokal Golok FA Cup.
Berdasarkan laporan kepolisian setempat, sambaran petir hebat itu terjadi secara tiba-tiba di tengah pertandingan antara klub SAMCOLTS melawan Abu x Nong Sirin. Rekaman video amatir yang beredar luas di media sosial memperlihatkan kilatan cahaya terang disusul suara ledakan keras tepat di dekat para pemain.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeKepala Kepolisian Sungai Golok Thun Sirikhunt mengonfirmasi bahwa korban sempat mendapatkan pertolongan darurat medis di lokasi kejadian. Namun nyawa pemain sayap berusia 24 tahun tersebut tidak tertolong akibat mengalami luka bakar serius dan henti jantung.
Selain merenggut nyawa Sofwan Awae, insiden mematikan itu juga melukai 12 pemain lainnya termasuk seorang warga negara Malaysia. Seluruh korban cedera langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat guna mendapatkan penanganan intensif dari tim medis.
Klub Liga 3 Thailand Yala FC yang baru saja merekrut Sofwan Awae menyampaikan duka cita mendalam atas kepergian pemain berbakat tersebut. Pengamatan redaksi menunjukkan insiden ini kembali menyoroti bahaya cuaca ekstrem di lapangan terbuka yang kerap memakan korban jiwa di kawasan Asia Tenggara.
Departemen Pengendalian Penyakit Thailand mencatat setidaknya 283 orang tersambar petir di berbagai wilayah negara tersebut sepanjang rentang tahun 2020 hingga 2024. Kasus serupa sebelumnya juga merenggut nyawa seorang mahasiswa teknik bersama bibinya di Provinsi Lampang pada Mei lalu.