Coupe de la Ligue atau yang dikenal sebagai French League Cup di luar negeri merupakan kompetisi knockout dalam sepak bola Prancis yang diselenggarakan oleh Ligue de Football Professionnel. Turnamen ini didirikan pada 1993 dan berbeda dengan Coupe de France karena hanya terbuka untuk klub profesional yang berlaga di tiga divisi teratas liga Prancis, meskipun divisi ketiga tidak sepenuhnya profesional.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Sebelum format modern ini, kompetisi serupa dengan nama Coupe de la Ligue sempat ada dari 1963 hingga 1965. Kemudian pada 1982 digelar Coupe d'Eté atau piala musim panas yang dimenangkan oleh Laval. Turnamen musim panas ini berlanjut dengan nama Coupe de la Ligue hingga 1994, dengan edisi 1991 khusus untuk tim Division 2.
Format terakhir turnamen dimulai pada 1994 yang digagas oleh klub-klub profesional karena ketidakpuasan terhadap Coupe de France yang memberi keuntungan kandang bagi tim divisi bawah. Pemenang turnamen berhak mendapatkan tiket ke UEFA Cup yang kini bernama UEFA Europa League. Edisi perdana dimenangkan oleh Paris Saint-Germain setelah mengalahkan Bastia dengan skor 2-0.
Final pertama yang ditentukan melalui adu penalti terjadi pada 1996 ketika Metz mengalahkan Lyon. Tiga final pertama digelar di Parc des Princes, sementara sejak edisi 1998 hingga 2015, partai puncak dipindahkan ke Stade de France. Strasbourg dan Paris Saint-Germain menjadi dua klub yang pernah merasakan kemenangan di kedua stadion tersebut.
Kejutan besar terjadi pada 2000 ketika Gueugnon menjadi tim pertama dari luar divisi teratas Prancis yang memenangkan trofi ini setelah mengalahkan Paris Saint-Germain. Secara keseluruhan, terdapat 14 klub berbeda yang berhasil menjadi juara sepanjang sejarah turnamen. Paris Saint-Germain menjadi tim paling sukses dengan sembilan gelar, termasuk edisi terakhir pada 2019-2020.
Selama lebih dari 20 tahun, final Coupe de la Ligue hanya digelar di kawasan Paris. Namun pada September 2016, LFP mengumumkan tiga final berikutnya akan diadakan di Lyon, Bordeaux, dan Lille. Sayangnya, kompetisi ini akhirnya dihentikan setelah musim 2019-2020 untuk mengurangi padatnya jadwal pertandingan. Final terakhir menjadi milik PSG yang mengalahkan Lyon melalui adu penalti setelah imbang 0-0.