Pemerintahan Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Presiden Donald Trump kembali membuat langkah agresif dalam kebijakan industri nasional. Washington resmi memperluas portofolio investasi setelah sejumlah perusahaan semikonduktor menandatangani nota kesepahaman untuk menerima bantuan pemerintah dengan imbalan kepemilikan saham minoritas non-pengendali.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan data dari Cato Institute, gelombang kesepakatan terbaru ini membuat total portofolio kepemilikan saham pemerintah di berbagai perusahaan kini telah mencapai 30 entitas. Langkah tersebut menandai pergeseran besar dalam intervensi ekonomi negara yang kini semakin terbiasa mengambil kepemilikan langsung di sektor swasta.
Pendanaan segar senilai hingga USD 874 juta ini dikucurkan melalui program CHIPS and Science Act tahun 2022. Dana tersebut dialokasikan khusus untuk memperkuat pembangunan infrastruktur komputasi tingkat lanjut serta sistem kecerdasan buatan di dalam negeri.
Menteri Perdagangan Howard Lutnick dalam keterangan resminya menyampaikan bahwa kebijakan ini dirancang untuk memperkuat kapasitas industri domestik. "Investasi strategis ini akan meningkatkan kapabilitas domestik, menciptakan lapangan kerja bergaji tinggi, dan menjaga posisi Amerika di garis depan industri semikonduktor," ujar Lutnick.
Berbeda dari era pemerintahan sebelumnya di bawah Joe Biden yang menyalurkan dana hibah murni tanpa meminta kepemilikan ekuitas, tim di bawah Trump konsisten mengambil bagian kepemilikan saham pada berbagai perusahaan penerima bantuan. Kebijakan ini tidak hanya menyasar sektor cip, tetapi juga merambah bidang komputasi kuantum, baja, energi nuklir, hingga mineral tanah jarang.
Salah satu contoh paling menonjol dari strategi ini adalah keterlibatan pemerintah pada raksasa cip Intel yang mencatatkan keuntungan signifikan secara atas kertas. Pemerintah AS kini kian gencar memastikan bahwa setiap kucuran dana publik tidak hanya berfungsi sebagai subsidi, tetapi juga memberikan keuntungan finansial langsung bagi pembayar pajak.