CEO TikTok, Chew Shou Zi, hadir memberikan pidato inspiratif dalam acara wisuda mahasiswa doktoral di Nanyang Technological University. Di hadapan ratusan lulusan, ia mendorong para cendekiawan muda tersebut untuk berani melangkah keluar dari zona nyaman dan aktif mencari hal-hal baru.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Dalam pidato berdurasi 10 menit itu, pria berusia 43 tahun asal Singapura ini mengenang perjalanan hidupnya. Mulai dari masa kecilnya di Yio Chu Kang, perkenalan pertamanya dengan komputer lawas, hingga akhirnya sukses memimpin platform media sosial global.
Chew menyoroti bahwa para wisudawan saat ini memasuki dunia kerja di tengah era perubahan struktural yang masif. Ia berpesan agar mereka memanfaatkan gelar doktor yang telah diraih untuk menyelesaikan berbagai persoalan nyata yang rumit dan penuh ketidakpastian.
"Kalian baru saja menghabiskan waktu bertahun-tahun meraih gelar PhD, membuktikan bahwa kalian tahu cara mendobrak batas pengetahuan manusia. Sekarang, ambil kekuatan super itu dan terapkan pada masalah dunia nyata yang rumit," ujar Chew di hadapan para hadirin.
Lebih lanjut, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga rasa ingin tahu yang tinggi dan kreativitas. Menurutnya, rasa ingin tahu adalah paspor seumur hidup yang akan terus memperluas batasan dunia seseorang tanpa dibatasi oleh ruang fisik.
Perjalanan karier Chew sendiri terbilang unik, berawal dari latar belakang keuangan di Goldman Sachs hingga berkecimpung di dunia teknologi bersama Xiaomi dan ByteDance. Pengalaman tersebut mengajarkannya bahwa teknologi bukan sekadar kode, melainkan sarana untuk membuka potensi manusia.