Stadion Anfield menjadi salah satu arena sepak bola paling ikonik di dunia yang terletak di kawasan Anfield, Liverpool, Inggris. Markas kebanggaan Liverpool F.C. sejak tahun 1892 ini memiliki kapasitas tempat duduk mencapai 61.276 penonton, menjadikannya stadion terbesar kelima di Inggris.
Sebelum menjadi rumah bagi The Reds, stadion ini awalnya merupakan kandang bagi rival sekota mereka, Everton, dari tahun 1884 hingga 1891. Kepindahan Everton terjadi akibat perselisihan kepemilikan lahan dengan presiden klub saat itu, John Houlding.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeHoulding yang kemudian ditinggal Everton mendirikan klub baru bernama Liverpool F.C. untuk mengisi kekosongan stadion tersebut. Pertandingan pertama Liverpool di Anfield dilangsungkan pada bulan September 1892 dalam sebuah laga persahabatan melawan Rotherham Town.
Sepanjang sejarah panjangnya, stadion ini telah mengalami berbagai renovasi besar demi meningkatkan kapasitas dan fasilitas modern. Perluasan tribun seperti pada Main Stand dan Anfield Road End membuat stadion ini mampu menampung puluhan ribu suporter setia.
Sejarah Tribune Spion Kop dan Berbagai Ikon Anfield
Tribun Spion Kop menjadi salah satu bagian paling terkenal di Anfield yang dinamai oleh seorang jurnalis lokal bernama Ernest Edwards. Nama tersebut terinspirasi dari sebuah bukit di Afrika Selatan tempat pasukan Inggris menderita korban jiwa besar dalam Perang Boer pada tahun 1900.
Pada tahun 1928, tribun Spion Kop mengalami renovasi besar dan diperluas hingga mampu menampung 30.000 penonton berdiri serta dilengkapi atap pelindung. Kapasitas masif tersebut sempat menjadi tribun berdiri terbesar di Inggris sebelum regulasi mengubahnya menjadi stadion seluruhnya tempat duduk.
Selain Spion Kop, pintu gerbang Shankly Gates yang didirikan pada tahun 1982 menjadi bentuk penghormatan abadi bagi manajer legendaris Bill Shankly. Di gerbang tersebut terukir tulisan You'll Never Walk Alone yang diabadikan sebagai lagu anthem klub.
Monumen peringatan tragedi Hillsborough juga ditempatkan dengan penuh penghormatan di area stadion sebagai kenangan bagi para korban jiwa. Hingga kini, Anfield tetap berdiri kokoh sebagai simbol kejayaan dan sejarah panjang sepak bola Inggris.