Staff kepelatihan tim nasional Prancis merilis sebuah surat perpisahan yang sangat mengharukan untuk Didier Deschamps yang baru saja menuntaskan laga ke-185 sekaligus pertandingan terakhirnya saat menghadapi Inggris pada ajang Coupe du monde 2026. Mundurnya Deschamps menandai berakhirnya era kepelatihan gemilang selama 14 tahun di kursi pelatih utama Les Bleus.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Melalui kolom surat kabar Le Parisien, orang-orang terdekat Deschamps seperti Guy Stéphan, Cyril Moine, dan Franck Raviot mengungkapkan rasa terima kasih mendalam atas kepercayaan serta kesempatan berharga untuk mendampingi sang pelatih dalam perjalanan panjang yang penuh prestasi dan emosi.
"Terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepada kami. Terima kasih telah mengizinkan kami berbagi petualangan unik ini dan menawarkan tempat di sisimu selama bertahun-tahun," tulis para anggota staff dalam surat tersebut.
Dalam surat terbuka itu, para staff juga menyoroti nilai-nilai luhur dan metode kepemimpinan yang selalu dijunjung tinggi oleh Deschamps, seperti kerja keras, kerendahan hati, loyalitas, serta prinsip mutlak bahwa tidak ada yang lebih penting daripada lambang di dada atau maillot timnas.
Kepergian Didier Deschamps dari kursi kepelatihan Les Bleus membuka lembaran baru bagi sepak bola Prancis, di mana posisi pelatih kepala dikabarkan akan segera diteruskan oleh Zinedine Zidane dalam waktu dekat setelah turnamen akbar ini.