Kabayan News Kabayan News
/home / teknologi / Tesla Kembali Naikkan Harga...
TEKNOLOGI

Tesla Kembali Naikkan Harga Cybertruck Rp78 Juta

By Tomi Ali 2 min read 9 September 2026
Tesla menaikkan harga Cybertruck di tengah rendahnya volume penjualan

Tesla menaikkan harga Cybertruck di tengah rendahnya volume penjualan

Tesla kembali menaikkan harga jual Cybertruck sebesar USD 5.000 untuk varian entry-level dan Premium pada pekan ini. Kebijakan tersebut membuat harga mobil listrik bergaya futuristik itu kini melambung hingga USD 15.000 lebih mahal dibandingkan banderol yang sempat ditawarkan pada Februari lalu.

Berdasarkan data harga terbaru, varian termurah Cybertruck kini dipatok mulai dari USD 74.990 atau melonjak jauh dari angka awal peluncurannya. Kenaikan harga ini dinilai sebagai langkah yang tidak biasa bagi sebuah kendaraan yang penjualannya di pasaran masih menghadapi tantangan berat akibat rendahnya minat pembeli.

Bahkan, harga awal saat ini tercatat hampir dua kali lipat lebih tinggi jika dibandingkan dengan estimasi harga yang diantisipasi oleh para pemegang reservasi awal pada 2019 lalu. Ketika pertama kali diperkenalkan oleh CEO Elon Musk sekitar tujuh tahun silam, kendaraan berbodi baja tahan karat tersebut diproyeksikan memiliki harga mulai dari USD 40.000.

Kinerja penjualan Cybertruck sendiri terpantau jauh dari target kapasitas produksi tahunan sebanyak 250.000 unit yang sempat dicanangkan perusahaan. Catatan pengiriman paruh pertama tahun ini menunjukkan angka penjualan hanya mencapai 7.263 unit, yang mengalami penurunan sekitar 32% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Penjualan Lesu dan Perbandingan dengan Ford Edsel

Laporan dari Bloomberg sempat menyamakan peluncuran Cybertruck dengan kegagalan historis Ford Edsel akibat berbagai masalah mulai dari desain yang kontroversial hingga isu kendala keandalan. Penurunan minat konsumen juga diperparah oleh berbagai faktor eksternal termasuk kontroversi politik yang melibatkan sang CEO Elon Musk di tengah basis pelanggannya.

Meskipun Elon Musk sempat mengakui sejak awal bahwa kendaraan tersebut berisiko mengalami kegagalan pasar karena kecintaannya pada desain yang tidak biasa, angka penjualan riil saat ini tercatat 94% lebih rendah dari kapasitas produksi yang telah direncanakan sebelumnya.

Strategi menaikkan harga di tengah volume penjualan yang rendah mengindikasikan bahwa perusahaan mungkin beralih fokus dari mengejar kuantitas penjualan massal menuju upaya mendulang pendapatan lebih tinggi per unit kendaraan yang terjual. Namun, kebijakan ini tetap menuai sorotan mengingat ekspektasi awal publik terhadap truk listrik terjangkau kini bergeser drastis.

Selain kenaikan harga, Tesla sebelumnya juga menerapkan kebijakan ketat terkait fitur Full Self-Driving (FSD) serta mulai memasarkan unit bekas dengan harga diskon demi mendongkrak perolehan pendapatan di tengah pasar kendaraan listrik global yang semakin ketat.

Topics
tesla cybertruck elon musk mobil listrik otomotif ekonomi kendaraan listrik bloomberg
Jurnalis Teknologi & Gaya Hidup

Tomi Ali adalah jurnalis yang menggabungkan ketertarikannya pada teknologi dan gaya hidup. Ia mengulas perkembangan teknologi terbaru, inovasi digital, serta tren gaya hidup modern dengan gaya penulisan yang segar dan mudah diakses oleh pembaca awam maupun profesional.