Kabayan News Kabayan News
/home / berita / Aksi Bentangkan Bendera Palestina,...
BERITA

Aksi Bentangkan Bendera Palestina, Personel Massive Attack Dilarang Masuk Singapura

By Redaksi Kabayan News • 2 min read • 31 Juli 2026
Aksi panggung band Massive Attack di Singapura yang berujung sanksi larangan masuk

Aksi panggung band Massive Attack di Singapura yang berujung sanksi larangan masuk

Langkah tegas diambil oleh otoritas Singapura terhadap musisi internasional yang membawa isu politik ke atas panggung. Dua personel band rock asal Inggris, Massive Attack, resmi dilarang masuk kembali ke wilayah Singapura setelah melakukan aksi panggung kontroversial dengan membentangkan bendera Palestina di hadapan para penonton.

Berdasarkan keterangan resmi dari pihak kepolisian dan Infocomm Media Development Authority (IMDA) yang dirilis pada Jumat, insiden tersebut terjadi di tengah-tengah konser musik yang digelar pada 29 Juli lalu. Selain membentangkan bendera asing tanpa izin, salah satu anggota band tersebut juga kedapatan meneriakkan slogan "Free Palestine" yang memicu perhatian aparat penegak hukum setempat.

Pihak kepolisian menyatakan bahwa kedua musisi tersebut telah dijatuhi peringatan keras atas pelanggaran terhadap Undang-Undang Pengendalian Tampilan Lambang Negara Asing serta Undang-Undang Ketertiban Umum. Sebagai sanksi lanjutan, pemerintah Singapura memutuskan untuk mencekal mereka agar tidak bisa lagi menginjakkan kaki di negeri berjuluk Singa Merah tersebut.

Tidak hanya pencekalan terhadap individu personel, IMDA juga memastikan tidak akan memberikan izin apa pun bagi Massive Attack untuk menggelar konser atau pertunjukan di masa mendatang. Lembaga penyiaran dan media tersebut saat ini masih mendalami potensi pelanggaran ketentuan lisensi, termasuk aturan ketat yang melarang segala bentuk pameran bendera untuk mendukung gerakan maupun isu tertentu.

Dalam pernyataan resminya, aparat keamanan Singapura menegaskan bahwa pemerintah tidak akan memberikan toleransi terhadap segala bentuk tindakan yang berpotensi memecah belah keharmonisan ras dan agama. Masyarakat lokal maupun Warga Negara Asing diimbau untuk tidak menyeret isu-isu politik luar negeri ke dalam negeri yang dapat merusak kohesi sosial serta supremasi hukum.

Topics
massive attack singapura palestina konser musik hukum internasional berita global imda
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.