Boy George, vokalis Culture Club, kembali mencuri perhatian publik setelah merilis lagu baru bernuansa pro-Israel berjudul "We Will Dance Again". Lagu bergenre pop-reggae ini diunggah melalui akun X dan Instagram pada 26 Juli lalu dengan keterangan "Shalom" dan judul dalam bahasa Ibrani.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Lagu ini tampaknya tidak dirilis di platform streaming pada umumnya, namun langsung menjadi perbincangan karena liriknya yang kontroversial. Baris pembuka lagu berbunyi, "You say genocide, I say war", yang secara tegas menolak penyebutan kampanye militer Israel di Gaza sebagai genosida.
Boy George menggunakan lagu tersebut untuk merespons serangan Hamas terhadap festival musik Nova pada 7 Oktober 2023, di mana 344 warga sipil dan 34 personel keamanan tewas, serta 44 orang disandera. Liriknya kemudian menyoroti para musisi yang mendukung Palestina dengan kalimat bernada kritik, "You condemn the Jews, with selective memory / Musicians holding flags, mouthing like sheep / Propaganda fuelled by the Internet feels so weak."
Frasa "We Will Dance Again" sendiri telah menjadi simbol ketahanan bagi masyarakat Israel pasca serangan 7 Oktober dan juga digunakan dalam film dokumenter tentang serangan festival Nova pada tahun 2024.
Langkah Boy George ini memicu perdebatan mengingat Komisi PBB tahun lalu menyimpulkan bahwa Israel telah melakukan genosida terhadap warga Palestina di Gaza. Amnesty International juga menyimpulkan hal serupa, sementara Israel secara konsisten membantah tuduhan tersebut dan menganggapnya sebagai "kebohongan" dan "tipu muslihat yang memfitnah".
Penampilan Boy George di Eurovision 2026 bersama Senhit sebagai perwakilan San Marino juga menarik perhatian karena Israel turut berpartisipasi dalam ajang tersebut. Partisipasi Israel memicu lima negara, yaitu Irlandia, Islandia, Belanda, Spanyol, dan Slovenia untuk mundur, sementara lebih dari 1.100 seniman mendukung kampanye boikot.
Pada 2024, Boy George diketahui telah menandatangani surat terbuka bersama Sharon Osbourne, Gene Simmons, dan Scooter Braun yang mendukung keikutsertaan Israel dalam Eurovision. Ia juga kerap menyuarakan dukungan untuk komunitas Yahudi, termasuk saat berpidato dalam aksi anti-Semitisme di London pada Mei lalu.
"Saya tidak ingin diucapkan terima kasih karena melakukan hal yang benar. Saya memiliki banyak teman Yahudi yang cantik, dan saya tahu beberapa dari kalian akan ada di sana hari ini. Tapi bahkan jika saya tidak mengenal kalian, saya mengirimkan cinta saya," ujar Boy George pada saat itu.
Di tengah kontroversi, Culture Club juga mengumumkan tur arena "The Singles" di Inggris bersama ABC dan Haircut 100 yang dijadwalkan berlangsung pada Desember mendatang.