ChangXin Memory Technologies (CXMT) selaku produsen memori asal China dilaporkan semakin dekat dengan produksi massal LPDDR6. Kabar ini muncul setelah verifikasi penelitian dan pengembangan (R&D) dinyatakan rampung.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa CXMT serius mengejar pasar memori global. Sebelumnya, perusahaan ini mencuri perhatian dengan lonjakan harga saham hingga 466 persen pada penawaran umum perdana, dari 8,66 yuan menjadi 49 yuan per saham.
Berdasarkan laporan media China, tahap verifikasi R&D ini merupakan langkah penting setelah verifikasi single-chip. Setelah ini, CXMT akan memasuki tahap verifikasi impor skala kecil untuk menyempurnakan mesin produksi sebelum benar-benar meluncur ke pasar.
Dari sisi spesifikasi, LPDDR6 CXMT disebut memiliki kecepatan desain 12.800 Mbps (12,8 Gbps) dan kecepatan dasar 10.667 Mbps (10,7 Gbps). Kapasitasnya mencapai 16Gb dengan kemasan 1295 Ball POP. Angka ini sejalan dengan standar industri yang digaungkan SK hynix pada Maret lalu.
SK hynix sendiri berencana memulai produksi massal LPDDR6 pada paruh kedua 2026 dengan teknologi 10-nanometer class (1c). Namun, CXMT disebut tidak mau ketinggalan, terutama karena Micron dan Samsung lebih fokus pada HBM dan server DRAM.
Selain itu, CXMT juga dikaitkan dengan minat Apple untuk menjadikannya pemasok memori. Kabar ini beredar seiring upaya Apple mengurangi tekanan rantai pasok dan memenuhi kebutuhan produk di China serta Asia.
Jika semua berjalan mulus, CXMT berpotensi menjadi pemain penting dalam rantai pasok memori global. Persaingan LPDDR6 pun diprediksi semakin panas seiring meningkatnya kebutuhan AI dan perangkat komputasi rendah daya.