Google dikabarkan tengah menyiapkan pemindahan fitur pelacakan tidur atau sleep sensing pada perangkat Nest Hub generasi kedua. Fitur yang sebelumnya terintegrasi secara eksklusif dengan Google Fit ini dipastikan akan segera beralih ke aplikasi Google Health menyusul penutupan layanan pendahulunya.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Perangkat pintar Nest Hub selama ini memanfaatkan teknologi radar Soli atau Motion Sense untuk memantau pergerakan tubuh serta pola pernapasan pengguna selama tidur. Seluruh data gerakan tersebut diterjemahkan secara presisi ke dalam grafik tahapan tidur mulai dari fase ringan, dalam, REM, hingga waktu terjaga.
Selain gerakan tubuh, mikrofon yang tertanam pada smart display ini juga berfungsi untuk mendeteksi suara batuk dan mendengkur di malam hari. Sensor internal lainnya turut memantau fluktuasi cahaya serta perubahan suhu di dalam kamar tidur untuk menghasilkan analisis kualitas istirahat yang komprehensif.
Pembaruan kode yang ditemukan pada aplikasi Google Home versi terbaru mengungkap adanya penyesuaian teks yang menggantikan penyebutan Google Fit menjadi Google Health. Langkah ini menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk mengonsolidasikan seluruh layanan kebugaran dan kesehatan dalam satu ekosistem terpadu.
Meski sempat dikabarkan akan menjadi fitur berbayar di bawah naungan Fitbit Premium saat pertama kali diluncurkan pada tahun 2021 lalu, kebijakan tersebut urung direalisasikan. Pengguna dipastikan tetap dapat menikmati layanan pemantauan tidur ini secara cuma-cuma setelah proses migrasi rampung sepenuhnya.