Berdasarkan laporan dari media internasional, wilayah selatan Peru mendadak mencekam setelah diguncang gempa bumi tektonik dengan magnitudo yang cukup besar pada Kamis siang. Mengutip laporan media Infobae, peristiwa gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,2 tersebut terjadi tepat pada pukul 13.00 waktu setempat.
Institut Geofisiko del Peru atau IGP menyatakan bahwa pusat gempa berada di darat pada jarak 35 kilometer sebelah utara Coracora, yang terletak di Provinsi Parinacochas, wilayah Ayacucho. Getaran kuat dengan kedalaman mencapai 108 kilometer ini turut dirasakan luas hingga menjangkau kawasan Arequipa, Ica, Cusco, hingga Apurímac, serta terasa bergelombang di gedung-gedung tinggi ibu kota Lima.
Sebagaimana diwartakan dalam laporan resmi otoritas setempat, guncangan hebat tersebut tidak hanya memicu kepanikan warga yang berhamburan keluar gedung, tetapi juga menimbulkan dampak kerusakan material yang cukup berarti di zona episentrum.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeMenteri Pertahanan Rafael Belaúnde dalam keterangannya menyebutkan bahwa insiden bencana alam ini sejauh ini telah mengakibatkan tiga orang mengalami luka-luka ringan. Selain itu, tercatat sebanyak 22 unit rumah warga mengalami kerusakan, disusul kerusakan pada enam fasilitas sekolah serta dua belas pos kesehatan.
Pemerintah regional bersama lembaga penanggulangan bencana INDECI langsung bergerak cepat mengerahkan tim darurat ke lokasi terdampak di Ayacucho untuk memberikan bantuan logistik serta evakuasi. Sementara itu, pihak berwenang terus memantau potensi aktivitas susulan menyusul serangkaian gempa kecil yang tercatat setelah guncangan utama.