Kabayan News Kabayan News
/home / berita / Kesaksian WNI Rasakan Gemuruh...
BERITA

Kesaksian WNI Rasakan Gemuruh Pemakaman Ayatollah Khamenei di Iran

Lautan manusia memadati prosesi pemakaman Ayatollah Ali Khamenei di Tehran Iran

Lautan manusia memadati prosesi pemakaman Ayatollah Ali Khamenei di Tehran Iran

Suasana duka yang mendalam sekaligus gemuruh persatuan menyelimuti ibu kota Iran, Tehran, menyusul dimulainya rangkaian upacara pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Rangkaian upacara penghormatan terakhir yang dijadwalkan berlangsung sejak 4 Juli hingga 9 Juli 2026 tersebut menarik perhatian jutaan warga yang memadati jalan-jalan protokol kota.

Berdasarkan pantauan redaksi, gelombang massa terus mengalir tanpa henti memadati pusat-pusat kegiatan seremonial di kota Tehran. Seorang pelajar warga negara Indonesia (WNI) yang saat ini tengah menempuh studi di sana, Hisyam Sidqi, membagikan kesaksian langsungnya mengenai atmosfer luar biasa yang menyelimuti kota tersebut ketika dirinya ikut membaur di tengah lautan massa sejak hari pertama prosesi dimulai.

"Pada hari Sabtu tanggal 4 Juli, saya datang langsung ke lokasi seremonial pemakaman Rahbar Ayatollah Ali Khamenei yang dipusatkan di Mushola Imam Khomeini di Tehran. Saya menyaksikan langsung begitu banyaknya lautan manusia, jutaan orang hadir memenuhi lokasi," ujar Hisyam Sidqi saat diwawancarai pada Senin (6/7/2026).

Menurut pengamatan Hisyam, antusiasme masyarakat untuk memberikan penghormatan terakhir sudah terasa sejak beberapa hari sebelum acara dimulai. Pemerintah setempat sebenarnya baru membuka pintu gerbang Mushola Imam Khomeini pada Jumat malam setelah waktu shalat Isya. Namun, warga dari berbagai kota di luar Tehran sudah berdatangan dan bermalam di sekitar kompleks demi mendapatkan posisi paling depan.

"Saya pribadi bersama rekan-rekan mahasiswa Indonesia lainnya memutuskan berangkat ke lokasi sekitar pukul 05.00 pagi hari Sabtu. Ketika kami sampai, prosesi pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur'an sudah dimulai sekitar pukul 07.00, ditandai dengan dibukanya tabir yang memperlihatkan peti jenazah di ketinggian," paparnya menambahkan.

Bagi Hisyam, menghadiri momen bersejarah ini merupakan kesempatan langka yang tidak boleh dilewatkan begitu saja. Dari pantauan redaksi di lapangan, pergerakan massa yang sangat masif ini menunjukkan pengaruh besar sang pemimpin di mata rakyatnya. Hisyam menyaksikan sendiri bagaimana warga dari kota-kota yang jauh rela menempuh perjalanan panjang demi melihat pemimpin mereka untuk terakhir kalinya.

"Ini adalah salah satu peristiwa sejarah yang sangat besar di masa modern. Sebagai warga asing yang tinggal di Tehran, saya merasa akan sangat rugi jika tidak menyaksikan langsung bagaimana komitmen dan kecintaan rakyat Iran terhadap pemimpin tertinggi mereka di saat-saat terakhirnya," pungkas Hisyam.

// TOPICS
#iran #ayatollah_ali_khamenei #tehran #wni_di_iran #pemakaman_khamenei #internasional
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.