Kabayan News Kabayan News
/home / berita / Kuliah Emansipasi Soroti 600 Tahun...
BERITA

Kuliah Emansipasi Soroti 600 Tahun Dominasi Barat di Dunia

By Redaksi Kabayan News • 2 min read • 29 Juli 2026
Kuliah Emansipasi di Trinidad yang membahas 600 tahun dominasi Barat dan sistem rasial global

Kuliah Emansipasi di Trinidad yang membahas 600 tahun dominasi Barat dan sistem rasial global

Kuliah tahunan Emansipasi yang diselenggarakan oleh Trinidad Muslim League dan Islamic Resource Society di Perpustakaan Nasional Port of Spain, Minggu (26/7), mengangkat tema besar "Mengakhiri 600 Tahun Kekaisaran Kulit Putih". Acara ini melanjutkan diskusi yang sudah dimulai pada tahun 2025 lalu.

Pendiri sekaligus Amir Islamic Resource Society, Bilaal Abdullah, memaparkan secara mendalam bagaimana dominasi Eropa Barat selama berabad-abad telah membentuk tatanan politik, ekonomi, dan budaya global yang masih terasa hingga kini. Menurutnya, sistem yang ada saat ini sangat kuat dan mengakar, namun kebanyakan orang tidak memahami latar belakang sejarah dari masalah yang dihadapi masyarakat dunia.

"Relevansinya adalah dunia yang kita tinggali saat ini telah dibentuk oleh kekuatan yang telah berlangsung bertahun-tahun, dan sistem ini sangat kuat serta mapan. Kebanyakan orang tidak memahami latar belakang historis dari masalah yang dihadapi masyarakat dan negara di seluruh dunia. Juga tidak banyak yang menyadari sifat global dari kekuatan yang benar-benar menjalankan dunia," ujar Amir Bilaal Abdullah.

Amir Bilaal juga menyoroti bahwa meskipun buku sejarah mencatat perdagangan budak transatlantik dimulai sekitar 400 tahun lalu, praktik perdagangan budak Afrika sebenarnya telah berlangsung lebih awal. Ia menjelaskan bahwa selama 600 tahun terakhir, sistem kasta berbasis ras telah diberlakukan di planet ini, di mana orang Eropa Barat dan keturunannya dianggap berhak menguasai dunia dengan kekuatan, sementara yang lain dipandang tidak sepenuhnya manusia dan ditakdirkan untuk tunduk.

"Selama 600 tahun terakhir, sistem kasta berbasis ras telah ditegakkan di planet ini di mana orang Eropa Barat dan keturunan mereka memiliki hak untuk menguasai dunia dengan paksa, sementara orang lain di planet ini dianggap tidak sepenuhnya manusia dan ditakdirkan untuk selamanya tunduk kepada mereka. Orang-orang baik di seluruh dunia harus melawan kejahatan global ini. Dan dengan izin Tuhan, kebaikan akan mengalahkan kejahatan," tegasnya.

Lebih lanjut, Amir Bilaal mengingatkan bahwa meskipun Deklarasi Emansipasi telah digaungkan secara formal, rencana Eropa Barat untuk menguasai terus berlanjut hingga saat ini. Ia mencontohkan strategi "pecah belah" yang selalu digunakan oleh kekaisaran, baik antar negara, di dalam bangsa, komunitas, bahkan keluarga, seperti mendorong kesenjangan generasi, mempromosikan ketidakhormatan pada orang tua, dan menghalangi pernikahan untuk mencegah persatuan.

"Kekaisaran selalu menggunakan strategi pecah belah dan kuasai, baik antar negara, di dalam bangsa, di dalam komunitas, dan bahkan di dalam keluarga. Misalnya, mereka akan mendorong kesenjangan generasi, mereka akan mempromosikan ketidakhormatan pada orang tua, mereka akan menghalangi pernikahan, dan mereka akan melakukan segala macam cara untuk mencegah orang-orang bersatu untuk kebaikan," pungkasnya.

Topics
emansipasi dominasi barat trinidad amir bilaal abdullah perdagangan budak rasialisme imperialisme islamic resource society kolonialisme kuliah emansipasi
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.