Kabayan News Kabayan News
/home / berita / Misteri Kematian Dokter PPDS di...
BERITA

Misteri Kematian Dokter PPDS di Siak, Ditemukan Tewas di Semak Belukar

By Bambang Prasetyo • 2 min read • 16 Juli 2026
Garis polisi di lokasi penemuan jenazah dokter PPDS di semak belukar samping RSUD Tengku Rafian Siak

Garis polisi di lokasi penemuan jenazah dokter PPDS di semak belukar samping RSUD Tengku Rafian Siak

Dunia medis di Kabupaten Siak, Riau, digemparkan oleh penemuan jasad seorang dokter peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) residen anestesi di RSUD Tengku Rafian Siak. Korban yang berinisial AKL (30) ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di area semak belukar yang terletak tepat di samping rumah sakit tersebut. Peristiwa tragis ini bermula ketika sang istri yang juga seorang tenaga medis merasa khawatir lantaran korban tidak dapat dihubungi sejak Senin sore.

Berdasarkan laporan kepolisian dan pengamatan tim redaksi, misteri kepindahan korban dari lingkungan rumah sakit mulai terkuak setelah pihak keluarga bersama petugas keamanan memeriksa rekaman kamera pengawas atau CCTV. Ps Kasi Humas Polres Siak, Aiptu Dedek Prayoga, mengungkapkan bahwa dari rekaman CCTV bagian radiologi, korban terlihat berjalan kaki seorang diri meninggalkan area rumah sakit. "Merasa ada yang janggal, istri korban bersama petugas keamanan RSUD kemudian memeriksa rekaman kamera CCTV," ujar Dedek menjelaskan awal mula pencarian.

Upaya pencarian yang dilakukan secara intensif selama dua hari akhirnya membuahkan hasil yang menyayat hati pada Selasa siang. Tiga orang saksi yang terdiri atas petugas satpam dan pengemudi ambulans berinisiatif menyisir area semak belukar di luar pagar pembatas yang menjadi titik terakhir pergerakan korban di rekaman CCTV. Saat memanjat pagar, para saksi mendapati korban sudah terbujur kaku dalam posisi telentang di tengah semak-semak, berjarak sekitar 5 meter dari pagar pembatas rumah sakit.

Di dekat jasad korban, petugas kepolisian yang melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) menemukan sejumlah barang pribadi milik korban, termasuk tas sandang yang berisi dompet, telepon seluler, alat medis, serta ID card RSUD Tengku Rafian Siak. Menurut keterangan pihak keluarga, korban diketahui tidak memiliki riwayat penyakit kronis maupun masalah dalam rumah tangga yang baru mereka bina selama dua tahun terakhir. Guna mengungkap penyebab pasti kematiannya, jenazah korban langsung dievakuasi dan dibawa ke RS Bhayangkara Kota Pekanbaru untuk menjalani proses autopsi mendalam oleh pihak kepolisian.

Topics
dokter ppds siak rsud tengku rafian polres siak riau berita nasional kriminal
Jurnalis Politik & Ekonomi Senior

Bambang telah menghabiskan dua dekade terakhir meliput dunia politik dan ekonomi Indonesia. Dari gedung DPR hingga Istana Negara, ia telah menyaksikan dan melaporkan peristiwa-peristiwa penting yang membentuk negeri ini. Tulisannya tajam, mendalam, dan selalu mengedepankan fakta serta analisis yang jernih bagi pembaca Kabayan News.