Nantes - Penyerang FC Nantes, Mostafa Mohamed, akhirnya kembali terlihat di pusat latihan klub, La Joneliere, pada Rabu waktu setempat. Pemain asal Mesir tersebut sebelumnya sempat "menghilang" dan tidak menunjukkan batang hidungnya sejak sesi latihan perdana tim dimulai pada 24 Juni lalu.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Absennya pemain berusia 28 tahun itu terjadi saat FC Nantes tengah bersiap mengarungi persaingan di Ligue 2, kasta kedua Liga Prancis, untuk pertama kalinya sejak musim 2012-2013. Di saat skuad utama menjalani pemusatan latihan di kawasan pesisir, Mohamed justru menjalani sesi latihan individual dan bakal ditempatkan di tim cadangan hingga keputusan lebih lanjut.
Aksi mogok latihan ini sempat memicu kekesalan pelatih anyar FC Nantes, Michel Der Zakarian. Dalam konferensi pers, juru taktik berusia 63 tahun itu mengecam keras sikap sang penyerang. "Dia yang tidak ingin datang bekerja, dialah yang bersalah, bukan kami. Jika dia tidak mau datang berlatih, sebaiknya dia tetap tinggal di rumah," ujar Der Zakarian dengan nada geram.
Der Zakarian bahkan menyebut kasus Mohamed sebagai kejadian yang "belum pernah terjadi sebelumnya" sepanjang karier kepelatihannya. Sikap indisipliner ini kian memperkeruh situasi Mohamed, yang baru saja melewati musim terburuknya bersama Les Canaris dengan hanya mencetak empat gol dan berujung pada dicoretnya nama dia dari skuad timnas Mesir.
Terdegradasi klub juara delapan kali Liga Prancis itu membawa dampak serius pada pemotongan gaji para pemain secara drastis. Hal ini disinyalir menjadi alasan utama Mohamed enggan bermain di Ligue 2. FC Nantes sendiri dikabarkan bersedia melepas Mohamed demi mendaur ulang sebagian dana investasi sebesar 6,5 juta euro yang mereka keluarkan saat memboyongnya dari Galatasaray pada 2023 lalu.