Dunia periklanan dan pemasaran modern tentu tidak bisa dilepaskan dari sosok visioner asal Inggris bernama Thomas J. Barratt. Lahir di London pada tahun 1841, namanya tercatat dalam sejarah sebagai salah satu tokoh paling berpengaruh dalam mengubah cara suatu merek mendekati konsumennya melalui strategi pemasaran yang inovatif dan terstruktur.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Perjalanan karier Barratt di dunia bisnis bermula ketika ia menikahi Mary Pears, putri sulung dari Francis Pears yang merupakan pimpinan perusahaan sabun ternama A. & F. Pears. Masuk ke dalam jajaran manajemen perusahaan pada tahun 1865, Barratt langsung membawa perubahan besar dengan menerapkan metode promosi yang memadukan slogan menarik serta visual yang ikonik.
Salah satu karya legendarisnya adalah slogan "Good morning. Have you used Pears" soap?" yang sangat populer pada masanya dan terus dikenang hingga abad ke-20. Berkat terobosan-terobosannya ini, ia kemudian dianugerahi Guinness World Record pada tahun 2014 sebagai manajer merek pertama di dunia.
Tidak hanya mengandalkan slogan, Barratt juga menjadi pionir dalam memanfaatkan karya seni tinggi untuk kepentingan komersial. Ia membeli hak cipta lukisan karya John Everett Millais berjudul Bubbles dan menambahkan produk sabun Pears di bagian depannya untuk dijadikan materi iklan yang sukses menarik perhatian publik.
Barratt juga dikenal sebagai orang pertama yang menggunakan figur publik untuk mendukung produk komersial dengan merekrut aktris terkenal Lillie Langtry sebagai bintang iklan Pears soap pada tahun 1882. Berbagai strategi pemasaran kreatif lainnya terus ia kembangkan hingga akhir hayatnya pada tahun 1914, meninggalkan warisan besar yang masih menjadi fondasi dunia periklanan hingga hari ini.