Whalley Range, sebuah kawasan di Manchester, Inggris, menyimpan sejarah panjang sebagai salah satu suburb pertama kota tersebut. Terletak sekitar 3,2 kilometer di barat daya pusat kota Manchester, wilayah ini dibangun oleh pengusaha dan bankir lokal bernama Samuel Brooks pada tahun 1834. Brooks membeli lahan seluas 39 hingga 42 acre dari berbagai pemilik, termasuk Robert Fielden dan Egerton Estate, dengan visi menciptakan sebuah permukiman elite bagi para pengusaha kaya dan keluarganya.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Brooks, yang lahir di dekat Whalley, Lancashire, menamai rumahnya sendiri dengan nama Whalley House, yang kemudian menjadi cikal bakal nama kawasan tersebut. Untuk menjaga eksklusivitas kawasan, sebuah gerbang tol didirikan di pertemuan Chorlton Road dan Withington Road, yang hingga kini masih dikenal sebagai Brooks's Bar. Gerbang tol tersebut baru dihapus pada 10 Juni 1896, setelah sebelumnya dipindahkan ke persimpangan dengan Wood Road.
Keunikan Whalley Range terletak pada sistem keamanannya yang istimewa. Selain berada di bawah yurisdiksi kepolisian Lancashire County Council, warga juga membayar polisi swasta untuk mengumpulkan tol dan melindungi properti. Sistem ini terbukti efektif, karena kawasan ini jarang muncul dalam laporan kejahatan pada era Victoria dan Edwardian, kecuali satu kasus pembunuhan terkenal yang melibatkan PC Nicholas Cock pada 1876. Polisi swasta baru bubar karena kekurangan tenaga pada Perang Dunia Pertama.
Salah satu mitos yang beredar adalah larangan penjualan alkohol di Whalley Range. Brooks, yang merupakan penganut Gereja Anglikan High Church, tidak memiliki alasan agama untuk melarang alkohol, melainkan keinginan untuk menjaga citra kawasan. Faktanya, terdapat beberapa klub anggota swasta, aula publik, bioskop, serta pub seperti Caught on the Hop dan Whalley Hotel di kawasan ini, meski sebagian besar kini telah dibongkar atau beralih fungsi.
Kasus pembunuhan PC Nicholas Cock menjadi salah satu peristiwa paling kelam dalam sejarah Whalley Range. Pada 1 Agustus 1876, petugas kepolisian Lancashire Constabulary itu ditembak saat menyelidiki suara mencurigakan di rumah Samuel Gratrix. Dua pekerja pertanian, Habron bersaudara, dicurigai dan William Habron (18 tahun) dihukum mati, meski hukumannya kemudian diringankan. Beberapa tahun kemudian, penjahat terkenal Charles Peace mengaku sebagai pelaku pembunuhan, sehingga Habron dibebaskan dan menerima kompensasi £1.000.
Seiring waktu, Whalley Range mengalami berbagai perubahan. Pada 1894, wilayah utara Black Brook digabung ke Stretford Urban District, dan pada 1905, sebidang tanah dari Chorlton-cum-Hardy ditambahkan ke kawasan ini. Pada 1960-an, kawasan ini sempat identik dengan daerah kos-kosan dan distrik lampu merah, hingga akhirnya para agen properti menjulukinya sebagai Chorlton Borders dan Dewan Kota sempat mengganti namanya menjadi East Chorlton. Dua tokoh perempuan, Ingeborg Tipping dan Kath Fry, berperan besar dalam mempertahankan martabat kawasan ini.
Whalley Range juga memiliki sejarah transportasi yang unik. Tidak ada jalur kereta api yang melewati kawasan ini, dan stasiun terdekat adalah Wilbraham Road yang dibangun untuk melayani Alexandra Park Aerodrome. Aerodrome tersebut mengoperasikan penerbangan terjadwal ke Croydon Airport hingga ditutup pada 1924. Layanan trem kuda dihentikan pada 1920-an, dan pada 1958, stasiun kereta api ditutup, meskipun sempat digunakan satu hari pada 1964 untuk acara Granada TV.
Saat ini, Whalley Range adalah kawasan suburban di barat daya Manchester dengan populasi 15.430 jiwa pada sensus 2011. Wilayah ini berbatasan dengan Chorlton-cum-Hardy, Old Trafford, Moss Side, dan Fallowfield. Karakteristik kawasan ini adalah rumah-rumah besar bergaya Victoria yang banyak diubah menjadi flat, serta beberapa blok apartemen modern. Meskipun fasilitas perbelanjaan terbatas, kawasan ini memiliki berbagai tempat ibadah, termasuk gereja Anglikan, masjid, kuil Hindu, dan gurdwara Sikh.