Sedikitnya 11 orang dilaporkan tewas dalam gelombang serangan drone yang dilancarkan oleh Rusia dan Ukraina. Serangan tersebut turut menghantam sebuah fasilitas perkemahan liburan di wilayah timur yang dikuasai oleh pasukan Rusia.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan keterangan gubernur regional Yevgeny Balitsky, serangan yang diduga berasal dari Ukraina menargetkan area kemah liburan di desa pesisir Kyrylivka, Laut Azov, wilayah Zaporizhia. Peristiwa tragis pada Jumat malam tersebut menewaskan delapan orang, termasuk di antaranya dua anak-anak.
Pihak berwenang pendudukan Rusia menuduh Ukraina sengaja mengincar warga sipil dalam insiden yang juga melukai 14 orang lainnya. Sementara itu, di wilayah Sumy yang berbatasan langsung dengan Rusia, serangan drone Rusia memicu kebakaran hebat di fasilitas sipil.
Oleh Hryhorov selaku kepala administrasi militer regional Sumy menyebutkan bahwa tiga pengemudi dari layanan kurir swasta Nova Poshta tewas dalam serangan tersebut. Eskalasi ini terjadi hanya berselang beberapa jam setelah Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy memperingatkan potensi serangan besar-besaran dari Rusia.
Di sisi lain, Kementerian Pertahanan Romania menyatakan bahwa angkatan bersenjata mereka berhasil menembak jatuh sebuah drone yang menerobos wilayah udara dekat perbatasan Ukraina. Insiden pelanggaran wilayah udara oleh drone ini menambah daftar panjang insiden keamanan yang melibatkan negara-negara anggota NATO di kawasan Eropa Timur.