Bursa saham Amerika Serikat kembali bergairah setelah kontrak berjangka mencatatkan penguatan signifikan pada perdagangan akhir pekan. Sentimen positif ini tersengat oleh pemulihan pasar global serta laporan keuangan perusahaan teknologi raksasa yang kembali membangkitkan optimisme terhadap sektor kecerdasan buatan atau artificial intelligence.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Kontrak berjangka untuk indeks Dow Jones Industrial Average terpantau naik 0,6 persen, sementara S&P 500 menguat 0,5 persen. Lonjakan paling mencolok terjadi pada indeks sarat teknologi Nasdaq-100 yang melesat hingga 1,2 persen, terdorong oleh gelombang positif bursa Asia setelah indeks KOSPI Korea Selatan mencatatkan reli fantastis hingga belasan persen.
Optimisme pasar modal global ini tidak lepas dari rilis kinerja keuangan kelompok "Magnificent Seven" yang menunjukkan komitmen kuat dalam belanja modal infrastruktur AI. Empat penyedia layanan cloud raksasa yaitu Amazon, Microsoft, Meta, dan Alphabet diproyeksikan menggelontorkan dana kumulatif hingga USD 745 miliar untuk proyek modal sepanjang tahun ini.
Sebelumnya, lonjakan saham dipicu oleh laporan kinerja cemerlang dari Microsoft serta ekspansi bisnis cip Amazon yang melampaui ekspektasi para analis di Wall Street. Kendati demikian, tidak semua raksasa teknologi mencatatkan hasil serupa, di mana saham Apple sempat mengalami tekanan pasca rilis laporan kuartalannya.
Di sisi lain, pergerakan pasar juga dibayangi oleh perkembangan sektor energi menyusul kenaikan harga minyak mentah dunia akibat ketegangan geopolitik yang memanas di kawasan Timur Tengah. Kenaikan harga minyak ini turut menjadi sorotan para pelaku pasar yang mencermati dampaknya terhadap inflasi serta daya beli konsumen domestik di AS.