Kabayan News Kabayan News
/home / ekonomi / Citadel Securities Ramal The Fed...
EKONOMI

Citadel Securities Ramal The Fed Naikkan Suku Bunga, Pasar Cemas

By Redaksi Kabayan News • 4 min read • 29 Juli 2026
Grafik pergerakan suku bunga The Fed dan ketidakpastian pasar menjelang keputusan FOMC di era Kevin Warsh

Grafik pergerakan suku bunga The Fed dan ketidakpastian pasar menjelang keputusan FOMC di era Kevin Warsh

Menjelang pengumuman kebijakan moneter The Federal Reserve, pasar obligasi AS dilanda kecemasan. Meski mayoritas pelaku pasar memperkirakan suku bunga akan dipertahankan, sejumlah suara terkemuka di Wall Street justru meyakini akan ada kenaikan pada pertemuan kedua yang dipimpin oleh Ketua The Fed Kevin Warsh.

Situasi ini menjadi indikasi era baru di The Fed, di mana Warsh ingin berbeda dari para pendahulunya dengan tidak lagi memberi sinyal keputusan suku bunga jauh-jauh hari kepada pasar. Langkah ini dinilai akan membangun kredibilitas Warsh dalam memerangi inflasi yang telah bertahan di atas target bank sentral selama beberapa tahun terakhir.

Beberapa lembaga keuangan besar seperti Citadel Securities dan PGIM memberikan probabilitas lebih tinggi untuk kenaikan suku bunga pada pertemuan Rabu ini. Keyakinan tersebut tercermin dari permintaan rekor untuk lindung nilai terhadap kejutan kenaikan suku bunga yang terjadi pekan ini.

Joe Boyle, spesialis investasi pendapatan tetap di Hartford Funds, mengungkapkan ketidakpastian terkait langkah Warsh. "Warsh masih semacam kartu liar, dia cukup tegas bahwa dia tidak tertarik pada forward guidance. Dia tidak tertarik memberi sinyal apa pun, tetapi mungkin saja ada hal yang terlewat, mungkin dia melakukan sesuatu yang dianggap sebagai forward guidance," ujarnya.

Pada Selasa sore di New York, harga swap menunjukkan probabilitas sekitar satu banding tiga bahwa para pembuat kebijakan akan menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin. Ini terjadi meskipun obligasi Treasury AS menuju reli terpanjangnya dalam sebulan.

Frank Flight, kepala strategi makro di Citadel Securities, secara mengejutkan mengubah proyeksi dasarnya pekan ini menjadi kenaikan suku bunga. Menurutnya, langkah tersebut "akan mengakhiri era forward guidance secara tegas" sekaligus menegaskan independensi The Fed.

Robert Tipp dari PGIM menilai pasar kemungkinan besar meremehkan probabilitas kenaikan suku bunga pada pertemuan kali ini. "Dia benar-benar telah menyiapkan panggung untuk kenaikan suku bunga. Menunda keputusan sekarang akan meningkatkan probabilitas kenaikan 50 basis poin di bulan September," jelas Tipp.

Veteran pasar obligasi Harley Bassman bahkan mengusulkan langkah lebih agresif dalam catatannya, yakni menaikkan suku bunga sebesar setengah poin. Menurutnya, langkah itu akan memberikan kredibilitas The Fed dalam memerangi inflasi sekaligus menangkal tekanan dari Presiden Donald Trump untuk menurunkan biaya pinjaman.

Ketidakpastian ini mendorong para trader untuk berbondong-bondong melakukan taruhan lindung nilai dengan jumlah rekor. Open interest pada kontrak federal funds futures Agustus mencapai 967.136 kontrak, melampaui rekor sebelumnya yang dipegang oleh kontrak Oktober 2024.

Sejak menjabat, Warsh berjanji memperbarui komunikasi The Fed dengan menjauh dari kebijakan memberi sinyal, sekaligus memulihkan stabilitas harga. Dalam konferensi pers perdananya bulan lalu, ia menolak memberikan wawasan spesifik tentang arah suku bunga dalam beberapa bulan mendatang.

Jonathan Pingle, kepala ekonom AS di UBS, mengaku belum pernah merasakan ketidakpastian sebesar ini tentang keputusan The Fed dalam 20 tahun terakhir, sejak Ben Bernanke menjadi ketua. Kurangnya rekam jejak Warsh dan perpecahan di antara pejabat The Fed semakin mengaburkan prospek, dengan skenario di mana Warsh menjadi penentu suara mayoritas tidak dapat dikesampingkan.

Topics
the fed suku bunga citadel securities kevin warsh fomc inflasi pasar obligasi kebijakan moneter wall street as
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.