Gubernur Federal Reserve Kevin Warsh tengah mempertimbangkan langkah besar terkait kebijakan bank sentral Amerika Serikat. Ia mewacanakan untuk mengurangi frekuensi rapat penentuan suku bunga demi efisiensi kelembagaan di tengah dinamika ekonomi global yang bergerak cepat.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan laporan yang beredar, usulan perombakan jadwal tersebut mengemuka dalam pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal pekan ini. Meski demikian, pihak otoritas moneter Amerika Serikat memilih enggan memberikan tanggapan resmi saat dikonfirmasi oleh awak media.
Hingga saat ini, para petinggi bank sentral secara rutin menggelar pertemuan sebanyak delapan kali dalam kurun waktu satu tahun. Agenda tersebut biasanya berlangsung selama dua hari penuh dan ditutup dengan konferensi pers pengumuman arah kebijakan moneter.
Rencana pemangkasan jumlah pertemuan ini langsung memicu berbagai reaksi keras dari kalangan pelaku pasar dan investor global. Langkah tersebut dinilai berisiko mengurangi transparansi panduan arah suku bunga di tengah desakan agar bank sentral mengambil sikap lebih tegas meredam inflasi.
Sebelumnya, otoritas moneter pimpinan Kevin Warsh juga sempat menjadi sorotan usai memutuskan untuk menahan suku bunga acuan. Keputusan yang diambil dengan suara sembilan melawan tiga tersebut membuat investor kecewa lantaran minimnya penjelasan transparan terkait arah kebijakan ke depan.