Peringatan Hari Koperasi menjadi momentum krusial bagi akselerasi dan pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah Kota Mataram. Pemerintah Kota Mataram menunjukkan komitmen nyata dengan merancang fasilitas ruang usaha berkesinambungan agar para pelaku usaha lokal dapat berkembang secara optimal.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan pantauan redaksi, kegiatan bazar yang dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kota Mataram mewakili Wali Kota Mataram disambut hangat oleh masyarakat. Acara tersebut melibatkan 30 UMKM pilihan, dengan rincian 20 pelaku usaha berasal dari Kota Mataram dan 10 lainnya merupakan perwakilan tingkat provinsi.
Menurut Kepala Dinas Perindustrian, Koperasi, dan UKM Kota Mataram, Jemmy Nelwan, antusiasme masyarakat dan pelaku usaha sangat tinggi selama kegiatan berlangsung. "Banyak UMKM memanfaatkan kegiatan ini dan warga juga antusias untuk hadir," ujar Jemmy saat ditemui di sela-sela kegiatan pada Jumat, 24 Juli 2026.
Dari pengamatan tim redaksi, Pemerintah Kota Mataram enggan membiarkan potensi besar ini berhenti pada ajang pameran temporer semata. Pihaknya kini tengah mematangkan program jangka panjang berupa penyediaan sentra atau spot UKM permanen yang tersebar merata di enam kecamatan se-Kota Mataram.
Langkah strategis tersebut dirancang agar pemerataan roda ekonomi tidak lagi menumpuk di lokasi tertentu seperti kawasan Car Free Day. Menurut Jemmy Nelwan, "Dampaknya ini, kita melihat begitu banyak antusias dari UKM yang ingin berjualan di tempat-tempat strategis. Ke depannya, kita punya program membuat spot-spot UKM permanen di enam titik kecamatan pada tahun 2027."
Rencananya, kawasan keramaian di tiap kecamatan akan ditata menyerupai pusat kuliner terpadu. Pemkot Mataram siap menyediakan berbagai fasilitas penunjang secara gratis dan permanen, mencakup tenda, meja kursi, hingga koneksi Wi-Fi bagi pedagang maupun pengunjung.
Langkah progresif ini diharapkan mampu menjaga iklim usaha yang kondusif serta memicu kemandirian ekonomi daerah. Menurut penjelasan Jemmy, "Kita akan gelar tahun depan dengan tujuan pelaku UMKM ini terus berkembang dan produktif."