PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports kian mempertegas kepeduliannya terhadap kelestarian lingkungan melalui peluncuran Program InJourney Airports Konservasi Bahari. Wujud kepedulian tersebut dibuktikan lewat penyaluran dana bantuan senilai Rp100 juta kepada Turtle Conservation Community (TCC) Nipah yang berlokasi di Pantai Nipah, Kabupaten Lombok Utara.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan keterangan tertulis resmi pada Jumat (25/07/2026), General Manager Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM), Aidhil Philip Julian, menjelaskan bahwa langkah strategis ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan demi menjaga ekosistem pesisir serta memberdayakan warga lokal.
Dari pantauan redaksi, dana hibah tersebut akan dialokasikan untuk mendanai program transplantasi terumbu karang, pembangunan lokasi penetasan semi alami telur penyu, pengadaan peralatan operasional perahu, hingga fasilitas edukasi bahari bagi wisatawan dan warga lokal.
"Melalui Program InJourney Airports Konservasi Bahari, kami ingin memberikan kontribusi nyata terhadap pelestarian ekosistem pesisir yang menjadi salah satu kekayaan alam Lombok. Kolaborasi dengan TCC Nipah diharapkan dapat memperkuat upaya konservasi penyu dan terumbu karang, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan laut," ujar Aidhil Philip Julian dalam rilis resminya.
Pihak manajemen BIZAM berharap sinergi ini memberikan dampak positif secara berkesinambungan bagi masyarakat setempat serta memajukan sektor pariwisata berkelanjutan di wilayah Nusa Tenggara Barat.
Inisiatif sosial ini merupakan kesinambungan dari program kolaborasi yang telah dirintis sejak Desember 2025 lalu. Pada tahap awal tersebut, InJourney Airports BIZAM telah menyerahkan armada perahu operasional untuk mendukung patroli penyu dan pengamanan pesisir oleh TCC Nipah.
Menurut pengamatan tim redaksi, Regional CEO Region II PT Angkasa Pura Indonesia (Persero), Wahyudi, mengemukakan bahwa bantuan sarana transportasi laut tersebut memiliki fungsi ganda guna menopang perekonomian warga selain sebagai sarana pengawasan ekosistem.
"Potensi wisata pesisir dan laut di kawasan ini sangat besar. Kapal ini tidak hanya untuk patroli menjaga ekosistem, tetapi juga bisa dimanfaatkan warga untuk mendukung mata pencaharian mereka," tutur Wahyudi menjelaskan.
Berdasarkan penuturan Wahyudi, Pantai Nipah ditetapkan sebagai proyek percontohan (pilot project) Program Konservasi Bahari InJourney Airports. Apabila efektivitas program ini terbukti mampu melestarikan alam sekaligus meningkatkan taraf hidup masyarakat, model konservasi serupa bakal diadopsi di pelbagai wilayah Indonesia lainnya.