Pendiri SkyBridge Capital, Anthony Scaramucci, melayangkan peringatan keras kepada Kongres Amerika Serikat agar tidak membiarkan intrik politik menghalangi kemajuan ekonomi digital di negara tersebut.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Dalam pandangannya, RUU CLARITY Act merupakan salah satu regulasi pasar keuangan paling krusial yang pernah dibahas oleh parlemen dalam beberapa tahun terakhir demi mengatasi ketidakpastian hukum industri kripto.
"Pasar tumbuh subur di atas aturan. Para wirausahawan membangun dan para investor menanamkan modal ketika mereka mengetahui aturannya," tulis Scaramucci dalam esai opininya.
Ia menilai bahwa para inovator terbaik di AS selama bertahun-tahun terpaksa bernavigasi di bawah bayang-bayang tuntutan hukum ketimbang kerangka regulasi yang jelas, sementara negara lain bergerak maju.
Meski demikian, perdebatan sempat memanas karena isu etika pejabat publik yang terlibat dalam aset digital, di mana negosiasi bipartisan sebenarnya telah berhasil menyepakati ketentuan etik tersebut.
Kendati begitu, dinamika politik kembali berubah ketika sebagian pihak berupaya menjadikan RUU ini sebagai kendaraan tunggal untuk merombak seluruh kerangka hukum etika federal secara menyeluruh.
Menurut Scaramucci, upaya mencampuradukkan masalah etika federal yang luas dengan regulasi struktur pasar digital justru berisiko menyandarkan masa depan teknologi finansial Amerika Serikat.
Ia sepakat bahwa aturan konflik kepentingan dan perdagangan orang dalam perlu diperketat, namun hal itu harus diterapkan secara konsisten pada saham, properti, hingga aset digital tanpa menahan laju inovasi.
"Tidak ada undang-undang besar yang pernah diharapkan mampu menyelesaikan setiap masalah yang dihadapi Kongres sebelum bisa disahkan," tegasnya.
Oleh karena itu, ia mendesak para legislator agar tidak membiarkan kesempurnaan menjadi musuh dari kebaikan, serta segera mengesahkan CLARITY Act sebelum peluang kepemimpinan finansial global lepas dari genggaman.