Keputusan berani diambil oleh seorang wanita muda di Singapura yang memilih untuk meninggalkan kenyamanan karier bergaji ratusan ribu dolar demi menyelamatkan bisnis kuliner warisan keluarganya. Hup Cheong Roasted Food, sebuah usaha daging panggang legendaris yang dirintis sejak tahun 1985, berada di ambang kehancuran ketika generasi penerusnya memutuskan untuk turun tangan secara penuh.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Joey Low, yang sebelumnya berkarier sebagai product manager di bursa kripto OKX, dihadapkan pada kenyataan pahit setelah resmi bergabung sepenuhnya dengan bisnis keluarganya. Ia menemukan bahwa usaha yang dirintis oleh kakek, paman, dan ayahnya itu ternyata menanggung beban utang macet atau bad debt yang mencapai lebih dari 500 ribu dolar Singapura.
Angka tersebut jauh melampaui perkiraan awal sang ayah, Tommy Low, yang mengira masalah keuangan perusahaan hanya berkisar di angka 200 ribu dolar Singapura. Sebagian besar utang tersebut berasal dari mitra bisnis serta pelanggan yang kesulitan membayar, termasuk sebuah bisnis mi wanton yang menyumbang tagihan macet hingga 260 ribu dolar Singapura.
Sebelum kehadiran Joey, sang ayah mengelola operasional seorang diri tanpa latar belakang pendidikan formal di bidang keuangan, sementara ibunya telah lebih dulu meninggalkan posisi administrasi perusahaan. Beban kerja yang berat membuat Tommy harus bekerja hingga larut malam dalam kondisi fisik yang terus melemah, situasi yang mendorong Joey untuk mengambil alih kendali penuh atas operasional, keuangan, hingga pemasaran.
Di bawah kepemimpinan baru Joey, manajemen mulai memperketat aturan penagihan dan batas kredit untuk mencegah pembengkakan utang lebih lanjut. Meskipun menghadapi berbagai tantangan mulai dari penolakan hingga ancaman dari pihak debitur, langkah tegas tersebut perlahan mulai membuahkan hasil positif bagi perbaikan arus kas perusahaan.
Tidak hanya membereskan masalah keuangan masa lalu, Joey juga melakukan inovasi dengan meluncurkan jenama baru bernama Charrou yang menjual produk daging panggang secara daring dengan konsep modern. Melalui inovasi menu seperti kue ulang tahun daging panggang dan makanan siap saji, lini bisnis baru ini berhasil meraup pendapatan enam digit dan memberikan napas baru bagi kelangsungan Hup Cheong.