Ketegangan militer antara Amerika Serikat dan Iran dipastikan bakal kembali meningkat tajam dalam waktu dekat. Presiden Amerika Serikat Donald Trump dikabarkan telah memberikan instruksi langsung kepada jajaran militer AS untuk melancarkan operasi serangan baru terhadap Iran.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan laporan eksklusif yang dirilis oleh The Wall Street Journal pada Jumat, rencana aksi militer tersebut dijadwalkan bisa berlangsung paling cepat pada akhir pekan ini. Langkah tegas ini diambil Gedung Putih dengan tujuan utama memaksa pihak Teheran agar segera menyerah.
Keputusan peluncuran serangan baru ini muncul hanya berselang beberapa jam setelah Trump mengeluarkan pernyataan keras di hadapan publik. Ia kembali mempertanyakan efektivitas perundingan damai serta menegaskan kembali ancamannya merespons insiden serangan rudal terhadap pangkalan militer AS di Yordania.
"Kami akan menghantam mereka dengan sangat keras," ujar Trump dengan nada tegas di tengah agenda rapat kabinet.
Tidak hanya sekadar memberikan peringatan verbal, Trump juga meyakini bahwa tekanan militer berskala besar akan mengubah situasi secara drastis. Ia mengeklaim bahwa pada akhirnya pihak lawan akan menyerah dan mengakui kekalahan.
"Dan pada akhirnya mereka akan mengatakan bahwa mereka sudah tidak sanggup lagi," tambahnya.