Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali meminta rakyatnya untuk mengingat sesuatu yang tak pernah terjadi. Kali ini, cerita fiktifnya berkisar pada energi angin dan dampaknya terhadap siaran televisi.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Dalam pidatonya di Badan Perlindungan Lingkungan (EPA) pada Kamis lalu, Trump mengenang masa ketika orang-orang tidak bisa menonton debat antara dirinya dan Joe Biden karena angin tidak berhembus. "Darling, we'd like to watch the debate tonight. I'm sorry, the wind isn't blowing," ujar Trump menirukan percakapan fiktif.
Faktanya, lebih dari 51 juta orang menyaksikan debat Juni 2024 tersebut di televisi, berdasarkan data Nielsen. Angka itu termasuk pemirsa dari Texas, negara bagian yang justru memproduksi energi angin terbanyak di AS dan juga wilayah dengan pemilih terbanyak yang dimenangkan Trump.
Klaim bahwa energi angin menyebabkan pemadaman televisi adalah narasi lama yang kerap diulang Trump. Para ahli menegaskan bahwa angin hanyalah bagian dari bauran sumber listrik, bukan satu-satunya sumber, sehingga jaringan listrik tetap berjalan meski udara sedang tenang. Teknologi penyimpanan baterai juga telah tersedia untuk mengatasi masa-masa tanpa angin.
Tak hanya soal angin, Trump juga melontarkan klaim lain yang tidak berdasar. Ia menyebut California mengalami pemadaman listrik setiap akhir pekan. Namun, juru bicara Gubernur Gavin Newsom membantah keras dan menyatakan bahwa California tidak pernah mengalami pemadaman bergilir dalam enam tahun terakhir.
Trump juga mengeluh tidak mendapat penghargaan atas investasi 19,2 triliun dolar AS yang ia klaim masuk ke AS selama setahun masa kepresidenannya. Angka tersebut sama sekali tidak berdasar dan bahkan tidak bisa dibuktikan oleh Gedung Putih sendiri.
Trump memang dikenal kerap menceritakan kisah-kisah imajiner sebagai fakta. Ia juga masih terus menggembar-gemborkan tentang "Green New Scam" yang katanya merugikan negara, meskipun faktanya Green New Deal tidak pernah disahkan menjadi undang-undang.
Sikap Trump yang kerap mengabaikan fakta ini menuai kritik dari berbagai kalangan, termasuk para pemeriksa fakta dan politisi oposisi. Mereka menilai kebiasaan presiden mengarang cerita dapat membahayakan kepercayaan publik terhadap informasi resmi.