Sebagaimana diwartakan oleh media, ratusan ribu naskah kuno dan dokumen bersejarah kini telah berhasil dialihmediakan dan dapat diakses secara daring oleh masyarakat luas maupun para peneliti.
Berdasarkan laporan resmi dari kementerian terkait, langkah besar ini diambil guna melestarikan warisan intelektual masa lampau sekaligus melindungi naskah fisik dari ancaman kerusakan maupun bencana.
Mengutip keterangan dari pejabat berwenang, proses digitalisasi ini dilakukan dengan standar internasional yang ketat di bawah pengawasan para ahli konservasi agar keaslian fisik dokumen tetap terjaga.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe"Kami mempersembahkan ratusan ribu koleksi naskah dan buku langka melalui portal digital terbesar agar bisa dimanfaatkan oleh siapa saja yang tertarik mendalami sejarah," demikian pernyataan yang disampaikan dalam rilis resmi.
Dikutip dari panduan akses portal tersebut, masyarakat dapat menelusuri berbagai koleksi secara gratis hanya dengan melakukan pendaftaran akun sederhana untuk keperluan pengunduhan dokumen.