Kabayan News Kabayan News
/home / nasional / Tukin TNI-Kemhan Naik, Istana Sebut...
NASIONAL

Tukin TNI-Kemhan Naik, Istana Sebut Perhatian Juga untuk Guru 3T

By Redaksi Kabayan News • 2 min read • 30 Juli 2026
Mensesneg Prasetyo Hadi saat menjelaskan kenaikan tukin TNI dan Kemhan serta perhatian pada guru dan nakes 3T

Mensesneg Prasetyo Hadi saat menjelaskan kenaikan tukin TNI dan Kemhan serta perhatian pada guru dan nakes 3T

Jakarta - Pemerintah resmi menaikkan tunjangan kinerja atau tukin bagi pegawai Kementerian Pertahanan dan prajurit TNI. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyebut kebijakan ini diambil lantaran kedua instansi tersebut sudah lama tidak mendapat kenaikan sejak 2018 lalu.

Prasetyo menjelaskan besaran tukin memang berbeda antar kementerian dan lembaga. Namun, untuk Kemhan dan TNI, kenaikan diberikan setelah mempertimbangkan capaian reformasi birokrasi dan beban tugas yang diemban. "Nah, ada beberapa yang kemudian oleh karena pertimbangan tertentu itu diberikan kebijakan untuk dilakukan kenaikan setelah sekian tahun tidak pernah naik," ujarnya di atas kereta Nusantara Explorer saat melintas di Tegal, Kamis (30/7/2026).

Tak hanya untuk TNI dan Kemhan, Istana juga menyinggung nasib tenaga kesehatan dan guru yang bertugas di wilayah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal). Prasetyo menegaskan pemerintah juga memberi perhatian pada kesejahteraan mereka yang mengabdi di lokasi-lokasi sulit tersebut. "Untuk guru-guru di daerah 3T, untuk dosen di daerah 3T, untuk tenaga-tenaga kesehatan di daerah 3T itu kita perhatikan mengenai tunjangan," imbuhnya.

Sebelumnya, Karo Infohan Setjen Kementerian Pertahanan Brigjen Rico Sirait mengonfirmasi kebijakan kenaikan tukin tersebut. Ia menyebut langkah ini adalah bentuk apresiasi pemerintah atas kinerja dan reformasi birokrasi yang telah berjalan di jajaran Kemhan dan TNI. "Terkait informasi mengenai kenaikan tunjangan kinerja bagi pegawai Kemhan dan prajurit TNI, pada prinsipnya kebijakan tersebut merupakan bentuk apresiasi pemerintah atas capaian reformasi birokrasi serta peningkatan kinerja organisasi," tuturnya kepada wartawan, Rabu (29/7/2026).

Rico memaparkan dua pertimbangan utama di balik kenaikan ini. Pertama, hasil penilaian Reformasi Birokrasi dari Kementerian PAN-RB yang menyatakan Kemhan dan TNI telah memenuhi syarat untuk indeks tukin lebih tinggi. Kedua, fakta bahwa sejak 2018 kedua lembaga ini tak pernah mendapat kenaikan, sementara kementerian lain sudah naik antara 80 hingga 100 persen.

Lebih lanjut, Rico menekankan peran aktif Kemhan dan TNI dalam berbagai program prioritas nasional. Mulai dari penanganan darurat bencana, pembangunan infrastruktur di daerah terpencil, penguatan ketahanan pangan, hingga pengamanan wilayah rawan. Bahkan, sejumlah prajurit gugur dalam menjalankan tugas negara. "Dengan demikian, kenaikan tukin ini diharapkan semakin meningkatkan motivasi, profesionalisme, dan kualitas kinerja aparatur Kemhan serta prajurit TNI dalam memberikan pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara," pungkasnya.

Topics
tukin tni kenaikan tukin kementerian pertahanan tni daerah 3t guru 3t tenaga kesehatan prabowo subianto reformasi birokrasi prasetyo hadi
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.